Kerap Ditagih Utang Satpol PP Nekat Gantung Diri

Kerap Ditagih Utang Satpol PP Nekat Gantung Diriby adminon.Kerap Ditagih Utang Satpol PP Nekat Gantung DiriBekasi – Diduga karena tidak sanggup membayar utang, seorang petugas Satpol PP, Hasbulah (40), nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Istri korban, Iyum (39), menceritakan penemuan warga Jalan Pemuda, RT 03/04, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, itu diawali saat dirinya masuk ke rumah sekitar pukul 16.00 WIB dan mendapati rumahnya terkunci. Dia lantas meminta salah […]

Bekasi – Diduga karena tidak sanggup membayar utang, seorang petugas Satpol PP, Hasbulah (40), nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Kerap Ditagih Utang Satpol PP Nekat Gantung Diri

Kerap Ditagih Utang Satpol PP Nekat Gantung Diri

Istri korban, Iyum (39), menceritakan penemuan warga Jalan Pemuda, RT 03/04, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, itu diawali saat dirinya masuk ke rumah sekitar pukul 16.00 WIB dan mendapati rumahnya terkunci. Dia lantas meminta salah seorang tetangga untuk mencongkel jendela dan menemukan suaminya dalam posisi tergantung di pintu kamar.

“Pas masuk lewat jendela samping, saya melihat suami sudah tergantung dan sudah meninggal,” ucap istri korban dengan wajah pucat, di lokasi, Kamis (17/12).
Ia menjelaskan, sehari sebelum ditemukan tewas Hasbulah sempat meminta istrinya untuk mencari kontrakan baru karena merasa sudah tidak nyaman di kontrakan sekarang. Sering ditagih utang jadi alasannya kala itu.

“Karena itu, pada pukul 11.00 WIB, saya keluar dari rumah untuk mencari kontrakan baru. Karena suami saya banyak di tagih orang untuk pengurusan surat-surat di Pemda. Sedangkan, uang pengurusannya sudah terpakai oleh almarhum,” jelasnya.
Iyum menambahkan, suaminya sempat mengirim pesan singkat kepadanya yang berisi ucapan selamat tinggal.

“Sekitar pukul 15.21 WIB, suami saya mengirimkan pesan yang berkata “Mamah, Ayah pergi ya. Selamat tinggal sayang,” tutur Iyum menceritakan pesan yang diterima dari suaminya.

“Menurut keterangan teman korban Agun Budiman dan Riadi Tarigan, dia memiliki masalah perihal pengurusan sertifikat yang sudah jatuh tempo. Hingga saat ini surat tersebut belum jadi,” pungkasnya.

Polsek Bekasi Barat yang menangani kasus ini menyatakan korban murni meninggal karena gantung diri. Tidak ditemukan bekas kekerasan pada jasad Hasbulah.
“Atas permintaan keluarga, korban tidak di otopsi,” kata Kapolsek Bekasi Barat, Kompol Agung Budi Leksono dalam keterangannya pada wartawan (NORT)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.