Celoteh Bekasi

Berita Seputar Bekasi dan Sekitarnya

45 views

Dinkes Targetkan 95 Persen Balita Bekasi Sasaran PIN Polio

Published on Mar 11 2016 // Bekasi Terkini, Sosial Ekonomi, Top

Bekasi –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat sebanyak 249.474 bayi dan balita di wilayah setempat menjadi sasaran pemberian vaksin polio selama penyelenggaraan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio mulai tanggal 8 – 15 Maret 2016 yang dilaksanakan di Puskesmas Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Selasa (8/3/2016).

Dinkes Targetkan 95 Persen Balita Bekasi Sasaran PIN Polio

Dinkes Targetkan 95 Persen Balita Bekasi Sasaran PIN Polio

“Kami menargetkan sanggup menyisir 95 persen dari total bayi dan balita yang ditetapkan sebagai sasaran PIN Polio,” kata Kepala Dinkes Kota Bekasi, Anne Nurchandrani.

Dia mengatakan, pihaknya telah melaksanakan serangkaian upaya untuk merealisasikan target tersebut. Salah satunya dengan pembukaan sedikitnya 1.700 pos PIN yang disebar di seluruh Kota Bekasi.

Guna memudahkan kepada warga, pihaknya mendirikan Pos PIN, di Pos Pelayanan Terpadu di lingkungan RT/RW atau Puskesmas di tingkat Kelurahan dan Kecamatan. Selain itu, juga di Pos PIN tempat-tempat umum, misalnya terminal, stasiun, juga pusat-pusat perbelanjaan.

 

Menurut Anne, faktor utama yang menjadi pantauan global saat ini adalah masalah kesehatan ibu dan anak, penyakit menular dan tidak menular, serta penyakit berbasis lingkungan. “Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menyediakan fasilitas kesehatan yang menuju dengan memberikan pelayanan provotif, prefetif, kuratif dan rehabilitative,” ujar Anne.

Penyakit polio sebut dia, merupakan penyakit menular yang potensinya bisa mengancam kehidupan bayi dan balita, akan tetapi penyebaran virus polio dapat dituntaskan dengan pemberian imunisasi sebagai pencegahannya.

Sementara Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, yang hadir dalam Kegiatan Pekan Imunisasi Nasional mengatakan, pelaksanan PIN Polio termasuk langkah eradikasi Polio yang dapat memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada kelompok umur 0-59 bulan.

“Dinas Kesehatan yang menjadi leading sectir peningkatan derajat kesehatan masyarakat hendaknya berkoordinasi dengan pihak dalam susksesnya program ini, ihimbau kepada warga yang memiliki bayi dan balita agar dibawa ke Posyandu terdekat yang digelar sampai tanggal 15 Maret 2016,” tandas Walikota.(JAR/NOR)

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

comment closed

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!