Aksi Demo GMBI Di Pemkot Bekasi berujung Bentrok Antar Ormas

Aksi Demo GMBI Di Pemkot Bekasi berujung Bentrok Antar Ormasby adminon.Aksi Demo GMBI Di Pemkot Bekasi berujung Bentrok Antar OrmasBekasi – Bentrok terjadi antara gabungan beberapa ormas untuk memberhentikan aksi demo yang dilakukan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Ketegangan mewarnai aksi demo menolak Upah pungut dan retribusi parkir, dan LGBT dalam aksi kali ini, GMBI juga mendorong agar penyelesaian kasus-kasus yang sedang ditangani kejaksaan . Aksi memanas setelah massa dari gabungan beberapa ormas mengklaim […]

Bekasi – Bentrok terjadi antara gabungan beberapa ormas untuk memberhentikan aksi demo yang dilakukan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Ketegangan mewarnai aksi demo menolak Upah pungut dan retribusi parkir, dan LGBT dalam aksi kali ini, GMBI juga mendorong agar penyelesaian kasus-kasus yang sedang ditangani kejaksaan . Aksi memanas setelah massa dari gabungan beberapa ormas mengklaim aksi LSM GMBI di Pemkot Bekasi akan merusak nama baik Dr. Rahmat Effendi yang pada saat ini juga menjabat Walikota Bekasi dan akan berpengaruh negatif dlm Pilkada 2018.

” Kita menyampaikan aspirasi untuk sebuah kemajuan Kota Bekasi sesuai fungsi kita lembaga sosial control aparatur negara dan swasta dan kita jelas di lindungin sebuah aturan dan jelas kita taat aturan kira gerakan sudah memberikan surat pemberitauan gerakan kenapa Pemda Kota Bekasi mengundang ormas untuk menghadang pergerakan kami. Kami cinta kota bekasi kami ingin kota bekasi baik, bersih dan nyaman dan kita jelas juga ingin menyampaikan penolakan kita terkait LGBT ke DPRD untuk di sampaikan ke DPR RI dan Presiden kita masyarakat menolak LGBT di bumi NKRI,” kata Delvin Ketua Investigasi LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi.

Delvin GMBI menyanyangkan Ketika aksi gmbi, sudah diamankan oleh polisi dan satpol sesuai prosedur tiba-tina da ormas di dalam lingkungan pemkot yang menghadang aksi Demo.

“siapa yang bayar mereka siapa mereka, ? mereka dikondisikan oleh oknum pemerintah untuk memprovokasi dan mengadu domba rakyat dibentrokin dengan rakyat, ormas dibentrokin dengan ormas,” tutur Delvin.

Sambung Delvin ia berharap bentrok minta penegak hukum kepolisian untuk mengusut dan menangkap oknum oknum tersebut ketika mereka tidak di undang atau menghadang tidak akan terjadi apa apa dan sudah jelas di situ ada satpol pp dan kepolisian kenapa harus ormas di undang di kegiatan kita,” tegas Delvin.(Jar)

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.