Alie Fauzie Sampaikan Maaf Mengenai Layanan PPDB On Line

Alie Fauzie Sampaikan Maaf Mengenai Layanan PPDB On Lineby adminon.Alie Fauzie Sampaikan Maaf Mengenai Layanan PPDB On LineBEKASI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, Alie  meminta maaf kepada seluruh masyarakat bilamana dalam pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2018 ada para orang tua murid yang kurang terlayani. Tentunya, hal itu menjadi pembelajaran dan perbaikan Disdik ke depannya. Maka dari itu, bagi warga yang merasa tersinggung oleh statment Kadisdik terkait gagap […]

BEKASI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, Alie  meminta maaf kepada seluruh masyarakat bilamana dalam pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2018 ada para orang tua murid yang kurang terlayani. Tentunya, hal itu menjadi pembelajaran dan perbaikan Disdik ke depannya.

Ali Fauzie “ Pemkot Bekasi Segera Menyiapkan Lahan Untuk Gedung SMA 18 “

Foto : Alie Fauzie Sampaikan Maaf Mengenai Layanan PPDB On Line

Maka dari itu, bagi warga yang merasa tersinggung oleh statment Kadisdik terkait gagap teknologi (Gaptek) Ali menjelaskan bahwa konteknya tidak seperti itu.

Adapun yang menginginkan Kadisdik untuk mundur dari jabatannya. Pasalnya, kata Ali, kontek jabatan adalah amanah dan tentu saja terpulang kepada pemberi amanah.

“Kita sebagai aparatur melaksanakan amanah sesuai kapasitas dan tupoksi yang kami jalani,” imbuhnya.

Bila pun ada warga atau masyarakat yang kurang memahami IT saat pendaftaran PPDB maka itulah menjadi tugas pemerintah untuk membantunya.

Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan sejumlah panitia di setiap sekolah untuk membimbing para orang tua murid agar bisa mendaftarkan PPDB Online.

Tak hanya di sekolah, pihaknya pun membuka pelayanan masyarakat di setiap kantor kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

“Kita sadar pelayanan kepada masyarakat pasti ada kekurangan. Hal ini langsung kita evaluasi. Salah satu contohnya, pendaftaran PPDB tahun 2017 banyak warga yang mendaftar ke Disdik dan sekolah. Makanya, berdasarkam hasil evaluasi tahun sekarang kita bukan pendaftaran PPDB di setiap Kecamatan,” terang Ali.

Sebelumnya, Salahsatu netizen di media sosial yang mewakili kelompok orang tua murid mengakui, masih sangat banyak orang tua siswa yang tidak tahu cara mengakses dan mendaftarakan putra putrinya menggunakan sistem online.

Hal itu dikarenakan kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemerintah terkait mekanisme dan teknis pendaftaran PPDB Online.

Atas kasus yang kian ramai tersebut, netizen menganggap Disdik Kota Bekasi gagal dan tidak tepat sasaran dalam melaksanakan programnya.

“Kami sangat menyayangkan seorang pejabat yang dianggap sebagai orang tua dari putra-putri kami malah menyalahkan kami, bukan membenahi sistem mereka (Disdik) buat membantu kami,” tulisnya.

Ungkapan netizen ini dibenarkan oleh masyarakat Kota Bekasi lain yakni DI dan IP. Menurutnya, minimnya sosialisasi PPDB Online yang dilakukan Disdik Kota Bekasi.

Sampai-sampai IP menganggap Alie Fauzie mabuk, karena tidak bisa membedakan sulitnya diakses dengan gaptek termasuk minimnya sosialisasi.

Akibat dalih yang dilontarkan Ali Fauzie, IP mempertanyakan kepantasan kedudukannya saat ini sebagai Kadisdik Kota Bekasi.

“Minimnya sosialisasi dibilang gaptek. Kadisdik model gini kudu (harus, red) diganti engga nanti ya,” tanya IP.

Sedangkan seorang wanita berhijab yaitu NM menyayangkan, ucapan yang lontarkan Kadisidik dinilai tidak mendidik.

Disisi lain LC memberi saran, seharusnya masyarakat yang gaptek dituntun oleh pihak Pemerintah terutama oleh Disdik.

“Jangan-jangan Kadisdik gaptek juga. Ibarat pribahasa, lempar batu sembunyai tangan,” sindir LC. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.