Angkot K-02 Hilang Secara Misterius Dari Trayek

Angkot K-02 Hilang Secara Misterius Dari Trayekby adminon.Angkot K-02 Hilang Secara Misterius Dari TrayekBekasi – Sejumlah penupang mempertanyakan keberadaan angkutan kota berpendingin ruangan (AC) di Kota Bekasi. Bahkan hampir beberapa pekan, angkot K-02 jurusan Pondokgede-Terminal Induk Bekasi ini telah ‘menghilang’ mendadak dari trayeknya. Seperti yang diungkapkan Indah (39) salah satu penumpang angkot AC. Indah yang biasa naik angkot dari Pekayon menuju tempat kerjanya di Pasar Pondokgede ini sempat terheran, angkot […]

Bekasi – Sejumlah penupang mempertanyakan keberadaan angkutan kota berpendingin ruangan (AC) di Kota Bekasi. Bahkan hampir beberapa pekan, angkot K-02 jurusan Pondokgede-Terminal Induk Bekasi ini telah ‘menghilang’ mendadak dari trayeknya. Seperti yang diungkapkan Indah (39) salah satu penumpang angkot AC.

Foto : Angkot K-02 Hilang Secara Misterius Dari Trayek

Indah yang biasa naik angkot dari Pekayon menuju tempat kerjanya di Pasar Pondokgede ini sempat terheran, angkot AC yang ditunggu tidak pernah datang kembali.

“Biasanya jam 6 pagi sudah ada, tapi saya tunggu sampai 15 menit tidak ada juga. Yah sudah saya naik angkot yang biasa saja,” kata Nita pada Kamis (24/5/2018).

Nita mengatakan, keberadaan angkot AC sangat memberikan kenyamanan bagi penumpang, terutama kaum perempuan. Karena sopir dan penumpang, kini tidak bisa lagi merokok di dalam kendaraan. Selain itu, hawa dingin di dalam mobil juga cukup kerasan dibanding dari luar.

“Soal tarif juga tidak terlalu mahal, hanya berbeda Rp1000 sampai Rp2000 dengan angkot lain yang memiliki jurusan sama,” ujarnya.

Nita mengaku sempat mempertanyakan keberadaan angkot AC kepada sopir angkot lainnya. Namun, mereka menyebut bahwa angkot tersebut dibawa kabur oleh sopirnya sendiri. Pemilik angkot, kata dia, bahkan telah mencari sopir tersebut bersama rekannya.

“Saya sih berharap agar angkot AC kembali diadakan, karena sangat nyaman naik angkot itu,” tutur Nita.

Sementara itu, Ratna (41) menambahkan, tarif yang dipatok pemilik angkot AC sangat terjangkau dibanding naik ojek online. Untuk jarak dekat, tarifnya hanya Rp3000 per orang, sedangkan jarak jauh Rp6000.

Dia mengaku terbantu dengan keberadaan angkot ini karena ongkos murah dan perjalanannya menjadi nyaman.

“Rumah saya di Jatiasih dan lokasi kerja di Ruko Sentra Niaga, Bekasi Selatan. Kalau naik ojek online bisa kena Rp 15.000, tapi kalau naik angkot AC hanya Rp 5.000,” katanya.

Ratna berharap, agar pemerintah kembali menambah jumlah armada ini. Sebab yang dibutuhkan masyarakat adalah transportasi yang murah namun nyaman dan aman.

“Bagi kita yang kaum perempuan, kenyamanan dan keamanan tentunya nomor satu. Kalau pun lebih mahal dibanding yang biasa (konvensional), yah tidak apa-apa,” tandasnya (Jar)

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.