Bakar Ikan Dan Ayam Bentuk Syukur Mahasiswa Pasca OTT Neneng Hassanah Yasin

Bakar Ikan Dan Ayam Bentuk Syukur Mahasiswa Pasca OTT Neneng Hassanah Yasinby adminon.Bakar Ikan Dan Ayam Bentuk Syukur Mahasiswa Pasca OTT Neneng Hassanah YasinKabupaten Bekasi – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, puluhan mahasiswa Kabupaten Bekasi menduduki kantor Pemkab untuk mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya penegakkan hukum di […]

Kabupaten Bekasi – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, puluhan mahasiswa Kabupaten Bekasi menduduki kantor Pemkab untuk mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya penegakkan hukum di Bekasi oleh lembaga anti rasuah KPK dengan mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk melakukan tasyukran dan bakar-bakar ayam dan ikan.

Foto : Bakar Ikan Dan Ayam Bentuk Syukur Mahasiswa Pasca OTT Neneng Hassanah Yasin

” (Aksi) sebagai salah satu bentuk rasa bersyukur kami. Karena hari ini KPK sendiri sudah melakukan kerja yang sangat bagus, kerja keras yang dari mulai akhir tahun kemarin hingga sekarang membuahkan hasil yang bagus,” kata koordinator aksi dari BEM STT Pelita Bangsa, Jaelani, di lokasi, Selasa (16/10).

Jaelani mengatakan, selama menjabat bupati, Neneng seakan tidak pernah peduli terhadap nasib masyarakat Kabupaten Bekasi. Menurutnya, Neneng hanya mengumbar janji ke masyarakat, sebab masih banyaknya pekerjaan rumah yang belum dikerjakan oleh Neneng.

“Selama ini bupati hanya pencitraan saja. Di perbatasan Bekasi sendiri contohnya, Cibarusah masih ada sekolah roboh. Bahkan fasilitas sarana untuk melakukan belajar mengajar tidak layak. Belum kekeringan di mana-mana padahal selama ini gembar gembor (ingin) sejahterakan rakyat, ia berharap para pemangku jabatan bisa tetap bekerja sebagaimana mestinya. Jangan sampai OTT oleh KPK ini berdampak pada penyerapan anggaran pembangunan dan pelayanan,” kata Jaelani.

KPK menetapkan Neneng dan empat pejabat di Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai tersangka dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta. KPK menyangka mereka menerima komitmen fee sebesar Rp 13 miliar dari pengusaha yang bernaung di Lippo Group. KPK menyatakan total pemberian yang sudah terealisasi Rp 7 miliar melalui sejumlah kepala dinas.

Uang itu diberikan kepada Neneng dan kawan-kawan untuk pengurusan sejumlah izin pembangunan mega proyek properti di Cikarang, Bekasi dengan luas lahan 84,6 hektare. Adapun proyek Meikarta secara keseluruhan dibagi dalam 3 tahap dengan total luas 774 hektare.(Jar)

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.