Berkebun, ala Siswa SMPN 1 Kota Bekasi

Berkebun, ala Siswa SMPN 1 Kota Bekasiby adminon.Berkebun, ala Siswa SMPN 1 Kota BekasiBekasi – Puluhan siswa-siswi SMPN 1 Kota Bekasi memiliki suatu cara unik untuk mengisi waktu belajar sekolah salah satunya yaitu belajar dan bermain dengan tema Berkebun, bahwa kegiatan ini tidak hanya sekedar untuk mengisi waktu jam sekolah saja, namun juga memiliki tujuan lainnya. “Kegiatan berkebun yang kami lakukan ini sangat baik untuk penghijauan di sekolah, […]

Bekasi – Puluhan siswa-siswi SMPN 1 Kota Bekasi memiliki suatu cara unik untuk mengisi waktu belajar sekolah salah satunya yaitu belajar dan bermain dengan tema Berkebun, bahwa kegiatan ini tidak hanya sekedar untuk mengisi waktu jam sekolah saja, namun juga memiliki tujuan lainnya.

Berkebun, ala Siswa SMPN 1 Kota Bekasi

Berkebun, ala Siswa SMPN 1 Kota Bekasi

“Kegiatan berkebun yang kami lakukan ini sangat baik untuk penghijauan di sekolah, sehingga membuat suasana belajar menjadi semakin nyaman”, kata Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bekasi, Hj. Eni Holidah kepada Celoteh Anak Bekasi.

Hj. Eni Holidah menjelaskan, Berkebun di perkotaan atau disebut juga urban farming adalah kegiatan pertanian yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan sempit di perkotaan.

“ Kegiatan Urban farming muncul sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat menyikapi semakin terbatasnya lahan di kota-kota besar. kegiatan ini sangat menyenangkan karena banyak siswa yang ikut berpartisipasi, selain itu juga dapat menambah pengalaman dalam bercocok tanam,” paparnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 2 jam tersebut, berhasil ditanam ratusan bibit sayur-sayuran seperti kacang panjang dan mentimun yang tersebar di pekarangan SMPN 1Kota Bekasi. Jenis sayuran tersebut dipilih karena memiliki waktu panen yang relatif singkat sekitar 25-50 hari.

“Dengan adanya sayuran yang kami tanam ini, tentunya akan memudahkan siswa lain untuk melakukan hal serupa. Sehingga nantinya akan semakin banyak kader-kader lingkungan yang dihasilkan oleh SMPN 1 Kota Bekasi dikemudian hari,” jelas Hj. Eni Holidah.(JAR)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.