oleh

Cegah Penyebaran Virus Corona,Walikota Bekasi Himbau Tutup Tempat Hiburan

Bekasi – Sabtu, 21 Maret 2020 Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 43/3127/Parbud.par tentang Penutupan sementara Klub Malam, Cafe, Panti Pijat, Karoke, Musik Hidup, PUB, Bilyard, Spa, Tempat Bermain Anak, dan Bioskop serta tempat wisata dan Balai Pertemuan.

Wali Kota Bekasi dalam arahannya di komunikasian melalui Whats App Messanger memastikan tutup untuk sementara waktu karena merebaknya virus Covid 19 yang telah mendunia, hal ini adalah upaya dari Pemerintah Kota Bekasi dalam bentuk peraturan yang telah di buat oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi untuk mensurvey setiap tempat yang masih buka dan mengikuti atiran yang telah di edarkan, dan imbau agar segera menutup dalam hal pencegahan Covid 19 di Kota Bekasi.

Adapun dalam arahannya, tempat yang telah di pastikan tutup adalah yang Berada di Kecamatan Bekasi Selatan,  antara lain;

– Chrysant Spa

– Dragon Hand Spa

– Kuy-Kuy Spa

– Grand Royal Spa

– Delta Spa

– King Massage

– Wonder Massage

– Central Station Massage

– Cristal Spa

– Cum Churum Spa

– Delvana

– Queensland Spa

– Double S Karaoke

– exis spa

– Ana ya spa

– D’ Light

– Hugo Spa

– flamingo Spa

– King Spa

– Nakamura Refleksi

– XXI MM

– Fun World

– Pop City Karaoke

– Venus

– Holy Glass

– zentrum

– kiddy permainan anak GGP

– Kidszona permainan anak GGP

– masterpiece

– charly karaoke

– XXI GGP

– Syahrini karaoke

– Diva Summarecon

– Blue Box HI

– Diva HI

Untuk tempat hiburan di Kecamatan Pondok Gede dan Kecamatan Jatisampurna

– RX Refleksi

– Club Sinc

– Time ZONE

– Festival permainan anak

– voice karaoke

– bubble kids permainan anak

Di infokan bahwa tempat Bioskop seluruh Kota Bekasi juga akan ditutup agar dalam fokus Pencegahan Covid 19 ini bisa berjalan secara serius, karena banyaknya warga yang di instruksikan untuk berada dirumah justru keluar ke tempat hiburan seperti bioskop.

Wali Kota Bekasi juga mengimbau untuk para pasangan yang akan menggelar prosesi pernikahan di gedung maupun di kediaman, agar melangsungkan akad nikah saja terlebih dahulu, dan untuk resepsinya bisa menunda karena harus mengantisipasi mengenai dampak mengumpulnya warga di suatu tempat.

“Kita pastikan untuk pencegahan virus Covid 19 ini, yang sudah ada 9 orang terjangkit positif Covid 19 untuk penanganannya, mari warga kita ikuti atiran yang telah dibuat, ini untuk kita bersama, mulai dari diri sendiri, keluarga dan sekitarnya.” Tegas Wali Kota.(HMS/Jar)