oleh

Cinta NKRI & Peduli Lingkungan,Ratusan Pelajar di Bekasi Ikuti Kemah Kebangsaan

Bekasi – Dalam rangka menyemarakan Hari Santri Nasional 2019 dan sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda. Forum Nasional (Fornas) Bhineka Tunggal Ika Kota Bekasi menghelat ‘Kemah Kebangsaan’ bersama pelajar SLTA se-Kota Bekasi dengan tema ‘Cinta NKRI & Peduli Lingkungan’ di Villa Yasfi, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Sabtu (27/10/2019).

Foto : Cinta NKRI & Peduli Lingkungan,Ratusan Pelajar di Bekasi Ikuti Kemah Kebangsaan

Ketua Fornas Bhineka Tunggal Ika Koya Bekasi, Sholahudin Malik, mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk peneguhan komitmen pemuda pelajar Indonesia untuk dalam partisipasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Meneguhkan komitmen untuk meningkatkan pendidikan yang berkeadaban, mencegah terjadinya kekerasan dan eksploitasi di dunia pendidikan, menanggulangi bahaya narkoba, terorisme, dan kenakalan remaja, serta ujaran kebencian dan penyebaran hoax di dunia siber.

“Kita ingin melalui kegiatan ini, kecintaannya terhadap NKRI tetap tumbuh dan berkembang, maka dari itu semua itu harus kita antisipasi melalui kemah kebangsaan. Semoga dengan kegiatan ini rasa patriotisme, cinta tanah air terus tumbuh, termasuk juga kenginan kita agar tidak terpapar radikalisme,” ucapnya.

Menurutnya, faham faham itu bisa merusak, karena mereka masih memasuki masa pubertas atau pencarian jati diri. “Kalau dimasa pencarian jati diri mereka tidak mengetahui yang benar, justru kita yang nantinya merasa bersalah. Kita disini hadir untuk memberikan keteladanan bagi mereka,” katanya.

Oleh karena itu, kata Gus Malik, hadirnya Fornas Bhineka Tunggal Ika Kota Bekasi ingin menanamkan nilai nilai tolerasi kepada para pemuda guna menjaga keharmonisan. “Ini sangat penting, karena di Kemah Kebangsaan bukan hanya agama Islam saja yang ada, tapi agama lain juga hadir disini dengan latar belakang budaya yang berbeda, disini kita satukan dengan membaur dan salingsapa dalam kebersamaan guna memupuk toleransi tersebut,” jelasnya.

Selain dengan pembinaan melalui Kemah Kebangsaan, lanjut Gus Malik, Fornas Bhineka Tunggal Ika juga akan terus memonitor mereka dengan pertemuan-pertemuan yang rutin. “Secara intensif nanti kita lakukan selama dua bulanan, dengan begitu mereka juga akan menjadi kader kita guna meneruskan corong peradaban dan toleransi,” bebernya.

Dikatakannya, dalam kegiatan Kemah Kebangsaan ada 110 sekolah dalam 6 Kecamatan se-Kota Bekasi, dengan menargetkan 300 peserta dan melibatkan rumah-rumah ibadah. Kegiatan diisi dengan Apel Kebangsaan, kemah pendidikan, lomba vlog konten-konten positif, seminar kebangsaan, latihan bela negara, lomba menulis surat ke Presiden, olahraga, serta apresiasi seni dan budaya.

Sementara Ketua Panitia, Ahmad Subhan menegaskan, materi yang diberikan dalam Kemah Kebangsaan ini selain tentang wawasan kebangsaan juga diberikan tengang kedisiplinan, NKRI, Pancasila, UUD 1945.

“Materinya selama 2 hari ini juga soal kedisiplinan. Peserta diambil dari siswa SLTA di enam Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Mudah-mudahan kedepan kita bisa selenggarakan lagi lebih baik lagi,” pungkasnya.(jar)