Curhatan Warga Bekasi ” Rumitnya Buat Kartu Sehat “

Curhatan Warga Bekasi ” Rumitnya Buat Kartu Sehat “by adminon.Curhatan Warga Bekasi ” Rumitnya Buat Kartu Sehat “Bekasi- Salah seorang warga Kota Bekasi bernama Hanna Oerman membuat surat terbuka di sosial media Facebook atas nama Hanna Oerman yang langsung di TAG ke akun Rahmat Effendi, walikota Bekasi. Dalam surat terbuka itu, Hanna mengeluhkan susahnya  birokrasi pembuatan KARTU SEHAT. Berikut surat terbuka tersebut yang sudah diunggah melalui akun facebooknya tersebut. Kepada Yth: Bapak […]

Bekasi- Salah seorang warga Kota Bekasi bernama Hanna Oerman membuat surat terbuka di sosial media Facebook atas nama Hanna Oerman yang langsung di TAG ke akun Rahmat Effendi, walikota Bekasi.

Curhatan Warga Bekasi ” Rumitnya Buat Kartu Sehat “

Dalam surat terbuka itu, Hanna mengeluhkan susahnya  birokrasi pembuatan KARTU SEHAT. Berikut surat terbuka tersebut yang sudah diunggah melalui akun facebooknya tersebut.

Kepada Yth:

Bapak Walikota Bekasi

Rahmat Effendi

Asslm Bapak Walikota yang baik.

Bapak, Saya warga negara RI yg terdaftar sebagai Warga Kota Bekasi mengucapkan terima kasih atas adanya KARTU SEHAT BEKASI bagi warga kurang beruntung secara ekonomi dlm mendanai berobat.

Bapak yang baik, sangat disesalkan Kartu tersebut tidak didapat secara mudah disebabkan PENDATAAN dari RT kurang cermat. Hingga sangat banyak warga terpaksa ikut BPJS yg mana mereka musti bayar iuran tiap bulan. Sementara diantara mereka ada keluarga (istri/suami/anak/mertua/ibu/bapak/dll) yang mau tidak mau musti berobat secara rutin apakah dilakukan tiap minggu, 2 minggu, tiap bulan. Bagi mereka (termasuk saya yg punya kewajiban tiap bulan Bawa Musa putra saya & ibu saya berobat rutin di RSUD Kota Bekasi & Hermina Bekasi) hal tersebut dalam pembiayaan baik berobat dan transport berat. Bertambah berat dgn rutin membayar iuran bulanan BPJS.

Adanya KARTU SEHAT BEKASI mereka terbantu. Namun seperti yang saya bilang, mendapatkan Kartu tersebut sulit. RT hanya mendata Warga yg dilihatnya kasat mata tdk mampu, bukan dilihat sebagai Warga yang berobat rutin karena menderita satu atau lbh penyakit yang musti ditangani dokter di Rumah sakit secara kontinitas.

Bahkan Puskesmas yang berada di wilayah tempat tinggal warga pun tidak pernah mendata khusus Pasien yang jelas nyata rutin ke mereka minta Surat Rujukan Berobat. Tragisnya yg dpt Kartu tersebut lbh banyak warga yang sesekali saja berobat, yang sanak family RT, RW, LURAH, CAMAT, PARA APARAT PEMKOT, DINKES, DINSOS, dll. Bahkan warga yg punya Mobil Xenia sampe Pajero sports punya Kartu tersebut.

HALLO BAPAKKU PAK WALIKOTA, warga Anda yg kurang beruntung secara ekonomi, termasuk saya yg singleparents yang hidup dr santunan kemanusiaan semata, miriiiiisssss kami dicuekin.

Minta bantuan kami musti keluarkan dana wat byr atau traktir petugas demi dpt Kartu itu. Atau kami blasak-blusuk ke RT, RW, LURAH, CAMAT, DINSOS, DINKES, merengek nangis mohon dibantu biaya berobat keluarga kami entah pk Kartu SEHAT BEKASI atau SKTM. Udah merengek nangis pun, kami diribetkan dengan photo copy BLANGKO Prosudur, bolak-balik minta tandatangan pejabat terkait pula, hepeng didompet minimalis minus.

Saya dapat menulis semua ini karena dah mengalami semua ini selama kurang lebih 5thn (anak saya yg bernama Musa Hanafi menderita hydrocephalus, EPILEPSI, ASMA. Dr bayi 0bln hingga saat ini langganan berobat ke Rumah sakit. Pd usia 1 thn 11 bln menjalanin pengobatan intents dr. DINA SITI DALIANTY SP. A dan 4 rekan beliau, di RSUD Kota Bekasi & Hermina Bekasi). 

Dan hari ini, saya bengek mengurus SKTM wat Ibu saya dan Musa putra saya akibat ketidakadilan para PETUGAS yg songong ngga daftarin keduanya wat mendapatkan KARTU SEHAT BEKASI yg Baru di tahun 2016. Bahkan DINKES Kota Bekasi yang SANGAT TAHU riwayat berobat rutin ibu saya dan Musa dgn kejam mereject permohonan saya mendapatkan Kartu Sehat Bekasi yg Baru, saya dipaksa byr seluruh iuran BPJS milik kami sekeluarga yg saya tunggak hingga hari ini. 

Intisari tulisan saya, memohon kepada bapak Walikota Bekasi Rahmat Effendi, untuk berkenan MEMPERBAHARUI  KARTU BEKASI  SEHAT ATAS NAMA  MUSA HANAFI (anak saya) & NUREFFIFAH AGOESWAR  (ibu saya), agar  keduanya dpt  segera kembali menjalankan berobat rutin di RSUD Kota Bekasi & Hermina Bekasi. sudah dari  bulan February 2017, Kartu Sehat Bekasi mereka tidak bisa dipakai berobat di RSUD Kota Bekasi & Hermina Bekasi.

Lalu saya memohon Bapak berkenan menghimbau  DINKES KOTA BEKASI KHUSUSNYA AGAR MENDATA PASIEN-PASIEN YANG RUTIN BEROBAT KE RUMAH SAKIT BAIK YG BERADA DI WILAYAH BEKASI KOTA DAN DILUAR BEKASI KOTA (RSCM MISALNYA) yg menggunakan KARTU SEHAT BEKASI dengan mengumpulkan data Pasien dari seluruh RUMAH SAKIT yang bekerja sama dengan DINKES KOTA BEKASI DAN PEMKOT BEKASI. Mohon dengan sangat DINKES KOTA BEKASI NGGA DGN KEJAM NYA NYURUH PASIEN BYR TUNGGAKAN MEREKA KE BPJS SEBAB PASIEN-PASIEN PAKE KARTU SEHAT BEKASI krn BERATTTTT BAYAR IURAN BLNAN BPJS. 

Sebab RT tidak paham mana Pasien yg berobat rutin mana yg sesekali, mereka main data dengan melihat warga ngga punya Rumah misalnya alias MISKIINNNNN..atau mereka (RT) cmn ngeliat ini bukan warga mereka krn tdk ber KTP RT mereka jd ngga didaftarkan dpt Kartu Sehat Bekasi. Padahal bapak sendiri keluarkan peraturan bahwa JIKA KTP ITU KTP KOTA BEKASI, TINGGAL DIWILAYAH KOTA BEKASI, BOLEH DIDAFTARKAN MENDAPATKAN KARTU SEHAT BEKASI DENGAN MENYERTAKAN SURAT KETERANGAN DOMISILI DARI KELURAHAN SETEMPAT.

Mohon juga agar PARPOL bersikap bijaksana artinya meski mereka tahu ada warga yg tdk ber KTP wilayahnya misalnya KELURAHAN JATIRASA, tapi warga itu KTP BEKASI KOTA, butuh sangat pembiayaan berobat rutin wat keluarga warga tersebut, tolong mereka acc permohonan warga tersebut. Sebab menolong warga yang mengalami kesulitan berobat rutin bisa dinilai positif dan pasti didukung warga tersebut dlm roda Pemerintahan.

Kemudian mohon TIM SURVEI KARTU SEHAT BEKASI ngga cmn ninjau Rumah warga calon penerima Kartu Sehat Bekasi, mohon disurvei riwayat medis warga jika memang warga tersebut berobat rutin yg artinya warga sakit serius. Mohon juga ditambahkan kriteria penyakit yg memang bth pengobatan rutin yg tdk hanya SAKIT JANTUNG, SAKIT GINJAL, KANKER. ada penyakit lain yg bth pengobatan rutin yaitu HYDROCEPHALUS, EPILEPSI, ASMA, STROKE.

Please Bapak Walikota Bekasi bapak RAHMAT EFFENDI, saya mohon bapak mempertimbangkan tulisan saya ini agar JANJI BAPAK KEPADA WARGA KOTA BEKASI KHUSUS BAGI YANG KURANG BERUNTUNG PENGHSLANNYA ATAU YANG DIBELIT KESULITAN MEMBIAYAAN agar bisa menikmati manfaat KARTU SEHAT BEKASI secara baik.

Terima kasih Bapak berkenan meluangkan waktu membaca tulisan saya ini. Terima kasih pula kepada teman2 Medsos yg ikut membaca tulisan saya.

Semoga Kepemimpinan BAPAK RAHMAT EFFENDI WALIKOTA BEKASI LBH BAIK LG HINGGA SELALU DICINTAI WARGA KOTA BEKASI.

Bekasi, 2 Mei  2017

Wasslm.

Hanna Oerman.

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.