oleh

Dinsos Kota Bekasi : Nilai BPNT Naik Jadi Rp150 Ribu Mulai Tahun 2020

Bekasi – Dinas Sosial Kota Bekasi, menyebutkan, nilai bantuan pangan nontunai (BPNT) tahun 2020, naik menjadi Rp150.000 per bulan per kepala keluarga dari sebelumnya Rp110.000.

Kepala Bidang Penanggulangan masyarakat Miskin pada Dinas Sosial Kota Yeni Suharyani.Spd Senin (10/2/2020), mengatakan kenaikan nilai bantuan tersebut telah ditetapkan pemerintah dan mulai diberlakukan pada 2020.

“Jadi mulai 2020 penerima manfaat di Kota Bekasi sesuai dengan data terakhir Pusdatin Kemensos RI sekitar 62.613 kepala keluarga (KK), akan menerima transferan bantuan Rp150 ribu, ke rekening masing-masing,” katanya kepada wartawan.

Namun, lanjutnya, seiring dengan kenaikan nilai BPNT yang sekarang bertransformasi menjadi program sembako tersebut, pemerintah juga menetapkan pembelian kebutuhan pokok dengan menggunakan dana bantuan itu tidak lagi hanya beras dan atau telur akan tetapi jenis bahan pangan tersebut bertambah sesuai dengan pedoman umum program sembako.

Jadi ke depan e-warong (BNI) diharapkan menyediakan kebutuhan pokok jenis pangan yang sesuai dengan pedoman umum program sembako

“Jadi bantuan yang masuk rekening sebesar Rp150 ribu itu, harus dibelanjakan di e-warong (BNI) untuk membeli kebutuhan pokok sesuai yang telah ditetapkan Kemensos,” katanya.

Menurutnya, penambahan jenis barang yang dibeli keluarga penerima manfaat dengan menggunakan dana BPNT atau program sembako dimaksudkan untuk pemenuhan gizi masyarakat penerima manfaat.

“Pemerintah berpikir, bahwa untuk pemenuhan gizi masyarakat tidak cukup hanya dengan beras dan telur,” katanya.

Dinsos pun kata dia, telah melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap sejumlah pengelola e-warong (BNI) yang ada di kota Bekasi ini, agar dapat menyiapkan kebutuhan tambahan tersebut sesuai ketentuan.

“Suplyer atau penyedianya tetap Bulog karena apa?, karena Bulog dapat membantu mensukseskan dalam pelaksanaan program sembako. Kalau kita hanya mengola data aja,”ujarnya. (*)