Dispenda Kota Bekasi Terus Genjot PAD Melalui PBB Dan Pajak Hotel

Dispenda Kota Bekasi Terus Genjot PAD Melalui PBB Dan Pajak Hotelby adminon.Dispenda Kota Bekasi Terus Genjot PAD Melalui PBB Dan Pajak HotelBekasi – Untuk mendongkrak pencapaian penerimaan target pajak, Dispenda Kota Bekasi terus melakukan evaluasi kegiatan penerimaan pajak PBB yang diikuti seluruh aparatur kelurahan dan kecamatan Kota Bekasi. Pasalnya hingga kini pencapaian target penerimaan PBB Kota Bekasi belum tercapai. dalam mencapai target tersebut, Dispenda akan mencanangkan grebek PBB untuk meningkatkan penerimaan pajak tahun 2015. “Bulan Mei […]

Bekasi – Untuk mendongkrak pencapaian penerimaan target pajak, Dispenda Kota Bekasi terus melakukan evaluasi kegiatan penerimaan pajak PBB yang diikuti seluruh aparatur kelurahan dan kecamatan Kota Bekasi. Pasalnya hingga kini pencapaian target penerimaan PBB Kota Bekasi belum tercapai. dalam mencapai target tersebut, Dispenda akan mencanangkan grebek PBB untuk meningkatkan penerimaan pajak tahun 2015.

Dispenda Kota Bekasi Terus Genjot PAD Melalui PBB Dan Pajak Hotel

Kepala Dispenda Kota Bekasi

“Bulan Mei dan Juni penerimaan pajak PBB baru mencapai 27 persen, mestinya pencapaian target PBB itu mencapai 37 persen dan itu masih dibawah” ungkap kepala dinas pendapatan daerah kota bekasi, Kepala Dispenda Kota Bekasi Aan Suhanda kepada Celoteh Anak Bekasi usai mengikuti kegiatan PBB di Islamic Center Jumat (23/5).

Menurut Aan, banyaknya kendala yang ada dibawah menjadi penyebab belum tercapainya target PBB yang tadinya dispenda menggunakan sistim kolektif.

Dengan permasalahan yang ada kata Aan, seperti doble amslah, tanah yang salah alamat, dan tanah yang tidak diketahui alamatnya, dispenda akan menyelesaikan masalah ini dengan secepatnya. “Ada 9 jenis pajak, dan ke 9 jenis pajak yang terbasar adalah Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan PBB” katanya.

Ia menambahkan untuk meningkatkan target penerimaan pajak juga dari sektor hotel sebesar 40 persen di tahun 2015 ini untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kenaikannya memang sampai 40 persen, tapi itu sudah berdasarkan perhitungan, yakni kehadiran sejumlah hotel baru yang mulai beroperasi tahun ini, seperti Harris Hotel and Conventions, Amaroossa Grande dan Hotel Aston. Dengan kehadiran tiga hotel baru tersebut, maka jumlah hotel di Kota Bekasi menjadi 35 buah, sehingga bisa menambah PAD,” tambahnya.(JAR)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.