Fiqih ‘ Tak Punya Uang Sulitnya pengambilan ijazah Sekolah Di Bekasi “

Fiqih ‘ Tak Punya Uang Sulitnya pengambilan ijazah Sekolah Di Bekasi “by adminon.Fiqih ‘ Tak Punya Uang Sulitnya pengambilan ijazah Sekolah Di Bekasi “Bekasi – Bocah asli Bekasi, Fiqih Akhdiyatusalam (21) Warga Duren Jaya – Bekasi Timur Kota Bekasi juga merasa kesulitan dalam pengambilan ijazah. Hal itu Dikarenakan ijazah SMK yang dimilikinya masih tertahan. “Padahal syarat utama kuliah harus memiliki ijazah, dirinya mengaku masih mempunyai tunggakan uang (SPP),” cetusnya. Fiqih juga mengatakan bahwa sudah 3 tahun ijazahnya belum […]

Bekasi – Bocah asli Bekasi, Fiqih Akhdiyatusalam (21) Warga Duren Jaya – Bekasi Timur Kota Bekasi juga merasa kesulitan dalam pengambilan ijazah. Hal itu Dikarenakan ijazah SMK yang dimilikinya masih tertahan.

Fiqih ‘ Tak Punya Uang Sulitnya pengambilan ijazah Sekolah Di Bekasi “

Fiqih ‘ Tak Punya Uang Sulitnya pengambilan ijazah Sekolah Di Bekasi “

“Padahal syarat utama kuliah harus memiliki ijazah, dirinya mengaku masih mempunyai tunggakan uang (SPP),” cetusnya.

Fiqih juga mengatakan bahwa sudah 3 tahun ijazahnya belum ditebus karena setelah lulus sekolah dirinya mengaku menjadi tulang punggung keluarga.

“Saat saya menduduki kelas 2 orang tua saya tidak bekerja lagi karena di PHK dari PT tempat kerjanya, saat itu saya sering kali menunggak bayar SPP,” ungkap Fiqih (14/06/17).

Ia menambahkan bahwa bapaknya udah tidak kerja lagi, namun pernah ikut kerja sama saudara disteam mobil. “Kalau pagi sampe siang saya nyuci mobil, siangnya saya sekolah, dan pulang sekolah dilanjutkan kembali untuk nyuci mobil,” katanya.

“Yang paling mengenaskan, saya pernah dilarang untuk kerja dengan karyawan setempat, tapi gimana lagi mas, dari pada saya maling mending kerja buat jajan saya sekolah,” keluhnya.

Dirinya mengeluhkan kembali bahwa sebenernya bisa saja dirinya menebus ijasah tersebut, namun selalu ada keperluan keluarga  untuk memberi uang jajan setiap harinya kepada adik-adiknya.

Fiqih berharap kepada Pemerintah setempat, khususnya Bapak Walikota Bekasi bisa mendengar keluhan saya ini.

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.