Guna Pengawasan Keberadaan Orang Asing Imigran Kota Bekasi Razia TKA

Guna Pengawasan Keberadaan Orang Asing Imigran Kota Bekasi Razia TKAby adminon.Guna Pengawasan Keberadaan Orang Asing Imigran Kota Bekasi Razia TKABekasi– Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi memeriksa tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Bekasi. Langkah ini dilakukan guna melaksanakan instruksi Direktorat Jendral (Dirjen) Imigrasi untuk melakukan operasi pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah kerjanya, sejak 11-18 Mei 2018. Dihadapan awak media Kepala Kantor Imigrasi Bekasi, Sutrisno, yang didampingi Kasie Pengawasan dan Penindakan […]

Bekasi– Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi memeriksa tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Bekasi. Langkah ini dilakukan guna melaksanakan instruksi Direktorat Jendral (Dirjen) Imigrasi untuk melakukan operasi pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah kerjanya, sejak 11-18 Mei 2018.

Foto:Guna Pengawasan Keberadaan Orang Asing Imigran Kota Bekasi Razia TKA

Dihadapan awak media Kepala Kantor Imigrasi Bekasi, Sutrisno, yang didampingi Kasie Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim), Rizky dan juga Kasie Infokim, Imam. Menuturkan bahwa dari hasil operasi tersebut didapat 41 orang warga negara asing baik dari 3 apartemen, 7 perusahaan, dan 2 restauran.

“Di Kota Bekasi kita melakukan operasi di 3 apartemen yang diduga sering dihuni oleh orang asing. Apartemen Mutiara, Apartemen Center Poin, Apartemen Kemang View.”ujar kepala Imigrasi Kelas II Bekasi, Sutrisno. Jumat (18/5/2018).

Kepala Imigrasi Kelas II Bekasi, Sutrisno saat jumpa Pers. Jumat (18/5/2018)

Dia melanjutkan, dari tiga apartemen tersebut didapat 25 warga asing. Sebanyak 6 orang menggunakan bebas visa kunjungan, 3 orang pengguna visa on arrival, 3 orang ijin tinggal kunjungan, 12 ijin tinggal terbatas dan 1 orang pengguna ijin tinggal tetap.

“Dari pendalaman penyidikan kepada 25 orang tersebut didapat 2 orang warga Iran yang ijin tinggalnya sudah overstay selama 14 hari. Dan 1 orang Korea juga sudah overstay. Lalu satu orang warga megara India yang sudah overstay sampai 44 hari. Yang bersangkutan sudah kami deportasi.”terangnya.

Sayangnya, pada Press Konfrence tersebut, Kepala Imigrasi kelas II Bekasi tidak memberi kesempatan untuk awak media untuk bertanya lebih jauh. Pasalnya pihak Imigrasi Bekasi dinilai beberpa awak media beberapa kali kecolongan soal orang asing. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu ada warga negara Korea yang meninggal di Apartemen Center Poin dan diketahui warga asing tersebut sudah overstay. Kasusnya sendiri hingga kini kelanjutanya belum dijelaskan oleh pihak Imigrasi Bekasi.

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.