Keberadaan Alat Pengujian Portable Dishub Kota Bekasi Dipertanyakan

Keberadaan Alat Pengujian Portable Dishub Kota Bekasi Dipertanyakanby adminon.Keberadaan Alat Pengujian Portable Dishub Kota Bekasi DipertanyakanBekasi – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM PEKAN RI), Untung Tampubolon mempertanyakan keberadaan alat pengujian Portable TA 2015 di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi. “Dari 20 item, alat portable itu hanya ada 5 unit di mobil pengujian Sedangkan yang lainnya belum diketahui keberadaannya,” ujarnya kepada celotehbekasi Jumat, (28/7) heran Namun […]

Bekasi – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM PEKAN RI), Untung Tampubolon mempertanyakan keberadaan alat pengujian Portable TA 2015 di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.

Keberadaan Alat Pengujian Portable Dishub Kota Bekasi Dipertanyakan

Keberadaan Alat Pengujian Portable Dishub Kota Bekasi Dipertanyakan

“Dari 20 item, alat portable itu hanya ada 5 unit di mobil pengujian Sedangkan yang lainnya belum diketahui keberadaannya,” ujarnya kepada celotehbekasi Jumat, (28/7) heran

Namun kata dia, menurut keterangan dari kepala KIR Dinas Perhubungan, bahwa barang tersebut masih ada dan tersimpan di dalam gudang. Anehnya, ketika diminta menunjukan alat tersebut, dinas terkait enggan mau menunjukan keberadaan alat tersebut

Bahkan, mereka berjanji akan menunjukan keberadaan barang yang tidak ada.Tapi, nyatanya, sampai saat ini belum juga bisa dibuktikan. ada apa??, tanyanya

“Inikan uang negara, aset negara, siapa yang menerima tentu ada serah terimanya. Secara administrasi kan ada nama, daftar barang, jika emang ada, tunjukan dong.” kata dia kesal

Menurutnya, jika keberadaan barang tersebut masih ada dan disimpan di gudang, mengapa mereka tidak bisa menunjukan bukti keberadaan alat tersebut dan terkesan selalu berkelit

Kesalnya lagi lanjut dia, ketika hendak di investigasi kelapangan terhadap unit yang tidak ada, pihak KIR Dishub juga mencoba untuk menghalang- halanginya

 

“Apalagi, sampai keberadaannya tidak diketahui, ini jelas uda perbuatan melawan hukum. dinas terkait harus bertanggungjawab, terutama PPK dan PPTK nya.” tegas dia

“Pak Fatikun (Kabid Angkutan-red) yang membawahi Pengujian. Datengin aja ke kantornya Bang.” katanya melalui WA nya Selasa, (25/7)

Ketika dicoba untuk dikonfirmasi melalui WA, Fatikun tidak membalas.(jar)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.