LSI Pastikan PDIP dan Golkar Pimpin Perolehan Suara Pileg

LSI Pastikan PDIP dan Golkar Pimpin Perolehan Suara Pilegby adminon.LSI Pastikan PDIP dan Golkar Pimpin Perolehan Suara PilegLembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memastikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan memimpin perolehan suara kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) “Namun untuk mendapatkan “tiket”  Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Juli 2014 nanti, kedua partai tersebut harus memenuhi syarat kursi di parlemen sebesar minimal 25%,” kata Direktur Eksekutif LSI Denny JA dalam […]

Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memastikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan memimpin perolehan suara kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

LSI Pastikan PDIP dan Golkar Pimpin Perolehan Suara Pileg

LSI Pastikan PDIP dan Golkar Pimpin Perolehan Suara Pileg

“Namun untuk mendapatkan “tiket”  Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Juli 2014 nanti, kedua partai tersebut harus memenuhi syarat kursi di parlemen sebesar minimal 25%,” kata Direktur Eksekutif LSI Denny JA dalam jumpa pers LSI “Analisis Hasil Quick Count Pileg 2014” di kantor LSI, Jakarta, Rabu (9/4).

Jika PDIP memenuhi suara 25% lanjutnya, partai tersebut tetap berkoalisi dengan partai lain, karena PDIP membutuhkan support dalam pencalonan Capres dari PDIP.

Walaupun PDIP menempati urutan pertama dalam perolehan suara Pileg ini kata Denny, suara PDIP dipastikan tidak mencapai 30% sebagaimana yang ditargetkan partai itu jika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dicalonkan sebagai Capres sebelum Pileg.

Hal ini menurutnya, disebabkan effek jokowi di Jakarta yang menurun, seiring dengan Black Campaign (kampanye hitam) dari lawan politiknya.

“Serangan” dari lawan politik Jokowi ini yaitu Jokowi dinilai lawan politiknya melanggar janjinya akan memimpin jakarta selama lima tahun, dan masalah dugaan korupsi busway yang melibatkan jajarannya di Dinas Perhubungan (Dishub).

“Issue inilah membuat suara PDIP tidak sesuai dengan harapan PDIP, sejak Jokowi ditetapkan sebagai Capres asal PDIP,” terang Deny.

Di samping itu, LSI memprediksi ada tiga pasang Capres dan Cawapres yang ikut dalam Pilpres pada Juli 2014 nanti. Menurutnya, ada tiga pasang capres yg mungkin terjadi nanti pada Pilpres. kans Prabowo sebagai Capres lebih besar dari pada Wiranto, dan Capres koalisai partai demokrat lebih besar dari pada kans koalisi partai islam.

“Namun kami belum berani menyatakan Capres jokowi menang satu putaran,” ujarnya.

Sumbar : (ARMAN/BUDI) Lindo

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.