Masalah Sampah “ Pemuda Ansor Minta Ahok Revisi MoU Pemprov DKI Dan PT GTJ “

Masalah Sampah “ Pemuda Ansor Minta Ahok Revisi MoU Pemprov DKI Dan PT GTJ “by adminon.Masalah Sampah “ Pemuda Ansor Minta Ahok Revisi MoU Pemprov DKI Dan PT GTJ “Bekasi – Kisruh antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT. Godang Tua Jaya (GTJ) selaku pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, tampaknya tidak ada kejelasan atas kontrak kerja sama. Melihat hal tersebut, Gerakan Pemuda Ansor Pusat mengultimatum orang nomor satu DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), agar segera merevisi kembali kontrak kerja sama PT. […]

Bekasi – Kisruh antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT. Godang Tua Jaya (GTJ) selaku pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, tampaknya tidak ada kejelasan atas kontrak kerja sama.

Masalah  Sampah “ Pemuda Ansor Minta Ahok Revisi MoU Pemprov DKI Dan PT GTJ “

Masalah Sampah “ Pemuda Ansor Minta Ahok Revisi MoU Pemprov DKI Dan PT GTJ “

Melihat hal tersebut, Gerakan Pemuda Ansor Pusat mengultimatum orang nomor satu DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), agar segera merevisi kembali kontrak kerja sama PT. GTJ.

Dari semula Pemprov DKI melanggar 9 item yang disepakati; 1. Jam operasi truk sampah melanggar, 2. Rute truk sampah melanggar, 3. Pengangkutan dengan truk tertutup (kapsul) untuk mengurangi bau dan lindi berceceran melanggar, 4. Jumlah tonase yang seharusnya 2.000 ton per hari malah meningkat terus pada kisaran 6.000 ton per hari, juga dilanggar.

Tidak ada jalan lain kecuali dengan melakukan renegoisasi memperbarui adenddum G To G antara Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi. Yang paling penting masyarakat terdampak harus benar-benar diperhatikan jangan hanya menjadi obyek penderitaan. Pemberdayaan warga sekitar harus diperhatikan dengan memberi uang kompensasi yang layak. Dalam adenddum harus tertuang sanksi-sanksi baik administrasi maupun hukum jika antar pihak melakukan wanprestasi. Urusan pihak ketiga yang akan mengelola TPST Bantargebang biar menjadi urusan DKI.

“Jika Ahok masih membutuhkan lahan TPST Bantargebang, maka Ahok harus segera mungkin merevisi kontrak kerja sama dengan PT. GTJ,” kata Wakil Sekjend GP Ansor Pusat, Ahmad Yudistira, kepada Celoteh Anak Bekasi

Ia menambahkan, jika memang DKI butuh TPS yang di kelolah oleh PT Godang Tua Jaya maka sebaiknya mereka jangan melanggar kontrak di luar MoU yang sudah disepakati. Pasalnya, dari kontrak yang kita ada mulai per 2016 pembuangan sampah sudah dusrpakati dengan volume 2000 ton perhari namun fakta dilapangan 6000 sampai 7000 ton, disamping itu truk 1×24 jam operasi mengakibatkan sampah meningkat.(JAR)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.