Pedagang Pasar Di Bekasi Keluhkan Kelangkaan Dan Mahalnya Garam

Pedagang Pasar Di Bekasi Keluhkan Kelangkaan Dan Mahalnya Garamby adminon.Pedagang Pasar Di Bekasi Keluhkan Kelangkaan Dan Mahalnya GaramBekasi – Akhir – akhir ini Kelangkaan garam masih terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Bekasi. Selain itu harga komoditas bumbu dapur itu naik hingga dua kali lipat dibanding harga normal. Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Seroja diBekasi Utara, Bambang, mengatakan, kelangkaan garam terjadi pada seluruh jenis garam, mulai kasar, garam meja, maupun […]

Bekasi – Akhir – akhir ini Kelangkaan garam masih terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Bekasi. Selain itu harga komoditas bumbu dapur itu naik hingga dua kali lipat dibanding harga normal.

Di Bekasi, Harga Cabai Naik 200 Persen

Pedagang Pasar Di Bekasi Keluhkan Kelangkaan Dan Mahalnya Garam

Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Seroja diBekasi Utara, Bambang, mengatakan, kelangkaan garam terjadi pada seluruh jenis garam, mulai kasar, garam meja, maupun garam kotak padahal selama ini garam tidak pernah langka dan mahal .

“Ini langkanya sudah tiga minggu, tidak tahu penyebabnya apa, biasanya itu stoknya banyak sekarang tidak ada. Distibutornya juga tidak kirim-kirim,sekalinya ada harganya mahal,jadi bingung mau jual dengan harga yang masih tinggi,” jelas bambang pria yang akrab dipanggil bancet (25/7/2017).

Ia mengaku, selain langka, harga garam di tingkat grosir maupun eceran juga mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibanding kondisi normal. Satu kemasan kecil garam yang biasa dijual Rp 1500 per bungkus kini naik menjadi Rp 3.000 per bungkus.

“Bahkan ada yang menjual sampai dengan Rp 5000, tergantung pedagangnya masing-masing. Yang jelas saat ini sulit cari garam,” imbuhnya.

Imbas kenaikan harga tersebut banyak pembeli yang mengeluh. “Kita juga kalau masa enggak pakai garam kan enggak mungkin, terpaksa dibeli,” cetusnya.(jar)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.