Pelayanan Tak Maksimal Kantor Disdukcapil Dan Dinsos Kota Bekasi Perlu Dirombak

Pelayanan Tak Maksimal Kantor Disdukcapil Dan Dinsos Kota Bekasi Perlu Dirombakby adminon.Pelayanan Tak Maksimal Kantor Disdukcapil Dan Dinsos Kota Bekasi Perlu DirombakBekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Para Staf Ahli Wali Kota Bekasi dan Para Asisten Daerah Kota Bekasi lakukan Inspeksi Mendadak ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, terlihat di sana, warga penuh dengan antrian yang memadati Kantor Disdukcasip Kota Bekasi yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda itu rencananya akan dirombak mengingat […]

Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Para Staf Ahli Wali Kota Bekasi dan Para Asisten Daerah Kota Bekasi lakukan Inspeksi Mendadak ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, terlihat di sana, warga penuh dengan antrian yang memadati Kantor Disdukcasip Kota Bekasi yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda itu rencananya akan dirombak mengingat pelayanan menjadi tidak maksimal.

Keluhan para warga yang datang mengantri dilaporkan langsung ke Wali Kota Bekasi yang sedang melihat proses pelayanan, banyak yang mengeluh mengenai proses keterlambatan pembuatan EKTP yang sangat di butuhkan oleh warga untuk mengurus kebutuhannya, Wali Kota menanggapi memang untuk Blanko EKTP yang tersedia hanya sebagian tidak dikirim secara langsung banyak, sistem nya berkala, namun dari Pemerintah Kota Bekasi dengan Surat Keterangan Resi sudah bisa dilakukan untuk mengurus.

“Simplikasi tersebut hanya untuk mempermudah proses pelayanan bagi warga, jangan mempersulit warga apalagi sampai berbulan bulan untuk pelayanan membuat kebutuhan yangbdi urus” Terangnya.

Bukan hanya Discapil kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi,Kondisi kantor yang ada sekarang sangat perlu dilakukan renovasi dan rehabilitasi terhadap ruangan dan sarana pendukung lainnya, agar tujuan dan sasaran pelayanan masyarakat dapat terwujud, sampai Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Junaedi.

Menurutnya wacana pembangunan sarana itu telah tiba pada bagian mengajukan ke Pemkot Bekasi untuk sistem penentuan tempat.

” Ditargetkan pada 2018, Kota Bekasi telah dapat mempunyai bangunan pusat rehabilitasi terpadu masalah jiwa yang dapat digunakan oleh warga untuk kebutuhan berbarengan, ” tuturnya.(JAR)

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.