Pemotongan Dana PIP SMAN 2 Kota Bekasi Dipertanyakan

Pemotongan Dana PIP SMAN 2 Kota Bekasi Dipertanyakanby adminon.Pemotongan Dana PIP SMAN 2 Kota Bekasi DipertanyakanBekasi – Wali Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN ) 2 Kota Bekasi mempertanyakan masalah pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP), yang dilakukan pihak sekolah untuk membayar biaya Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP), wali siswa yang enggan disebutkan namanaya  mengatakan, “Bantuan ini kan murni untuk siswa penerima ? kok harus ada pemotongan 300 ribu ? Anehnya […]

Bekasi – Wali Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN ) 2 Kota Bekasi mempertanyakan masalah pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP), yang dilakukan pihak sekolah untuk membayar biaya Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP), wali siswa yang enggan disebutkan namanaya  mengatakan, “Bantuan ini kan murni untuk siswa penerima ? kok harus ada pemotongan 300 ribu ? Anehnya lagi hasil pemotongan tersebut digunakan untuk biaya administrasi dan uang SPP? Apa harus dengan pemotongan uang siswa itu? Tak masuk akal pemotongan dana PIP penerima (siswa) ,”katanya.

Pemotongan Dana PIP SMAN 2 Kota Bekasi Dipertanyakan

Pemotongan Dana PIP SMAN 2 Kota Bekasi Dipertanyakan

Bahkan diakuinya hingga saat ini, anaknya sama sekali belum menerima pencairan dana dari sekolah tersebut.

“Anak saya cuman disuruh bawa KTP dan KK dan tanda tangan doang, tapi gak nerima uang, karena katanya sih, dana itu akan dialokasikan buat bayar uang SPP,” ungkapnya.

Ditemui ditempat terpisah Bagian Humas SMAN 2,Setia Nugraha membantah hal itu. Namun dirinya mengakui, bahwa bantuan dana PIP tersebut oleh siswa penerima dibayarkan untuk menutupi tunggakan SPP atas kemauan sendiri.

“Ya, uang itu buat SPP siswa yang nunggak, karena itu kemauan siswa, bukan kemauan sekolah,dan sudah dimusyawarahkan ke orang tua murid,” kata Setia Nugraha.

Ia juga menjelaskan, bahwa tak ada potongan sepeser pun bagi penerima bantuan tersebut karena dananya langsung masuk ke rekening siswa penerima bantuan.

“Ada sekitar 217 siswa yang menerima dana PIP dan itu tidak ada potongan, jadi semua nerima penuh,” katanya.

Program Indonesia Pintar (PIP) tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Program Indonesia Pintar dan bahkan Peraturan Bersama Dirjen Pendidikan Dasar, Dirjen Pendidikan Menengah dan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1880‎ dan Nomor 795 serta Peraturan Nomor 68 Tentang Petunjuk Teknis Program Indonesia Pintar tahun 2015.

Dalam Peraturan Menteri dan Peraturan Bersama tentang Petunjuk Teknis Penganggaran, Pengalokasian, Sasaran serta Manfaat dan Kegunaan dana PIP yang diperoleh siswa kurang mampu dengan besaran antara Rp 500 Ribu-Rp 1 juta itu manfaat dan tujuan penggunaan sendiri, tidak diperuntukan membayar iuran pendidikan.(JAR)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.