Pengamat Politik ” Pecat ASN Aktif Berpolitik di Medsos “

Pengamat Politik ” Pecat ASN Aktif Berpolitik di Medsos “by adminon.Pengamat Politik ” Pecat ASN Aktif Berpolitik di Medsos “Bekasi – Pengamat Sosial dan Politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara angkat bicara terkait beredarnya salam dua priode atau dua jari di kalangan ASN Kota Bekasi. Disematkannya salam tersebut diindikasi adanya bentuk politik praktis guna melanjutkan kepemimpinan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Kendati demikian, netralitas ASN jelang Pilwalkot 2018 harus dijamin sesuai UU Nomor 5 Tahun […]

Bekasi – Pengamat Sosial dan Politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara angkat bicara terkait beredarnya salam dua priode atau dua jari di kalangan ASN Kota Bekasi. Disematkannya salam tersebut diindikasi adanya bentuk politik praktis guna melanjutkan kepemimpinan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Kendati demikian, netralitas ASN jelang Pilwalkot 2018 harus dijamin sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilarang keras terlibat politik praktis. Keterlibatan ASN dalam perhelatan Pilkada di Bekasi adalah penyakit krusial yang harus segera ditindak tegas oleh Bawaslu/Panwaslu, juga KPUD setempat.

“Jangan sampai penyelenggara Pemilu di Kota Bekasi membiarkan hal semacam ini, dan ini harus mendapat teguran keras. Jangan sampai penyelenggara pemilu di Kota Bekasi ikutan tidak netral dengan membiarkan hal seperti ini berulang terjadi,” ujarnya saat berbincang dengan Celoteh Bekasi, Kamis (24/8).

Biasanya keterlibatan ASN mendukung petahana akibat janji promosi atau memang menyodorkan dirinya sebagai relawan dengan ‘harapan-harapan’ tertentu. “Keterlibatan ASN bisa sebagai operator politik, tim sukses atau sebagai fasilitator. Jika terbukti harus diberi sanksi teguran keras berupa potong gaji, penurunan jabatan, pangkat sampai hukuman pemecatan,” tegasnya.

Menurutnya ASN harus bisa jadi penonton yang netral, bukan jadi pelatih di lapangan. ASN adalah pelayan masyarakat, bukan pelayan majikan. Penyelenggara pemilu juga harus bisa jadi wasit yang baik, bukan malah jadi pemain atau ikutan jadi tim sukses secara sembunyi-sembunyi.

“Partisipasi masyarakat Kota Bekasi sangat penting dalam menjaga semangat pemilu yang jujur, transparan dan adil nanti di Pilwalkot kota Bekasi 2018,” terangnya.

Sekedar diketahui, dalam foto yang diunggah oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Inayatullah Haz, Sekda Reyendra atau Roy, Kepala Dinas Kesehatan Kusnanto, Dikominfo Titi Masrifahati, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Encu Hermana dan lainnya ikut menyematkan ‘Salam Dua Priode’.

“Salam 2 jari untuk Pak Wali Kota Lanjutkan,” tulis Inay sapaan akrabnya pada akun Facebook. 

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.