Pengusaha Limbah B3 Sejabodetabek Kecewa Dengan KLH

Pengusaha Limbah B3 Sejabodetabek Kecewa Dengan KLHby adminon.Pengusaha Limbah B3 Sejabodetabek Kecewa Dengan KLHBekasi – Para Pengusaha Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) kecewa kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHL) Siti Nurbaya, pasalnya Siti Nurbaya telah melarang pemanfaatan limbah menggunakan co-processing untuk produksi semen. Hal ini pun banyak dikeluhkan oleh 52 perusahaan, dan juga Alarik Maruli Parapat dari PT. Logam Jaya Indah (LJA). Menurutnya limbah B3 alias […]
Pengusaha B3 Sejabodetabek Kecewa Dengan KLH

Pengusaha B3 Sejabodetabek Kecewa Dengan KLH

Bekasi – Para Pengusaha Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) kecewa kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHL) Siti Nurbaya, pasalnya Siti Nurbaya telah melarang pemanfaatan limbah menggunakan co-processing untuk produksi semen.

Hal ini pun banyak dikeluhkan oleh 52 perusahaan, dan juga Alarik Maruli Parapat dari PT. Logam Jaya Indah (LJA). Menurutnya limbah B3 alias limbah ramah lingkungan yang ditampungnya kini mendapatkan penolakan dari beberapa perusahaan dengan alasan yang tidak jelas.

Penolakaan ini pun menuai kekecewaan yang dipicu tidak diakomodirnya 52 pengusaha limbah untuk menemui Siti Nurbaya, terkait pelarangan pengolahan limbah B3. Maruli yang juga juru bicara dari 52 pengusaha ini mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi. Khususnya menyangkut peraturan KLH yang melarang pengolahan limbah B3.

Dengan adanya larangan untuk mengolah limbah B3, lanjutnya, justru merupakan ancaman bagi lingkungan. Selama ini, lumbah B3 diolah melalui sistem co-processing yang terbukti ramah lingkungan.

“Jika sekarang dilarang, kita mau buang limbah kemana? Apa perlu kita buang limbah dihalaman rumah Bu Menteri. Kami kecewa, dan terbukti Bu Menteri tidak punya sensipitas terhadap lingkungan,” kata Jubir PT. LJA kepada wartawan Kamis (18/12).

Sementara Pihak Dodi Novianto PT Gema Putra Buana dari Jakarta Barat, pak Maruli sudah datang tiga kali ke kantor KLH. Namun, tidak ada tanggapan, dan kita sepakat dari 52 perusahaan, kita akan sumbangkan dua truk beserta isi material kekantor KLH. (Gun)

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.