PUPR Geram,Pekerjaan Tandon Diduga Tak Sesuai Spek

PUPR Geram,Pekerjaan Tandon Diduga Tak Sesuai Spekby adminon.PUPR Geram,Pekerjaan Tandon Diduga Tak Sesuai SpekBekasi – Pelaksana pembangunan proyek penampungan air (Tandon) yang berlokasi di depan kantor Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat akan segera dipanggil Dinas PUPR Kota Bekasi. Pemanggilan tersebut diduga karena adanya proyek Tandon yang dikerjakan tidak sesuai spek dan asal jadi. Menurut Tim Investigasi LSM Forum Gerakan Berantas Korupsi Republik Indonesia (Forgebuki), Parulian Pardede, […]

Bekasi – Pelaksana pembangunan proyek penampungan air (Tandon) yang berlokasi di depan kantor Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat akan segera dipanggil Dinas PUPR Kota Bekasi. Pemanggilan tersebut diduga karena adanya proyek Tandon yang dikerjakan tidak sesuai spek dan asal jadi.

PUPR Geram,Pekerjaan Tandon Diduga Tak Sesuai Spek

PUPR Geram,Pekerjaan Tandon Diduga Tak Sesuai Spek

Menurut Tim Investigasi LSM Forum Gerakan Berantas Korupsi Republik Indonesia (Forgebuki), Parulian Pardede, dalam pemasangan batu pada tandon disinyalir tidak sesuai dengan RAB yang sudah ditetapkan, dan terkesan pekerjaan tersebut asal jadi dan hanya dilakukan penumpukan batu saja.

Kendati demikian, dalam pekerjaan proyek pemasangan batu sudah diatur di dalamb RAB. Akibatnya Kabid Tata Air, Dikky Irawan akan memanggil rekanan proyek tersebut. Hal itu dikatakan Dikky saat dihubungi di kantornya Kamis (27/7).

Diketahuinya, pekerjaan proyek Tandon itu sudah tahap ke dua dan tahap pertama sudah mulai tahun anggaran 2016 dan kemudian dilanjutkan kembali tahun anggaran 2017 sekarang, yang menyerap anggaran sebesar Rp 1.358.000.000,- yang dikerjakan CV. Theresia Putri Utama.

Dengan No. SPMK. 602.1/245/SPMK.20.27/DINAS PUPR. Beserta Volume 195 meter. Dan tidak dijelaskan batas pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Menurut Dikky Irawan selaku Kabid Tata Air Dinas PUPR Kota Bekasi, bahwa dalam pembangunan Tandon itu tidak harus pakai lantai kerja.”Kalau di RAB dicantumkan pakai lantai kerja. Iya harus pakai,” tandas dia

Ia pun membandingkan proyek tersebut dengan Candi Borobudur yang sama sekali tidak memakai semen tetap kuat.

Terpisah Lintong, pelaksana proyek di lapangan, enggan memberikan keterangan proyek tersebut justru menganjurkan supaya konfirmasi langsung ke Kabid Tata Air Dinas PUPR Kota Bekasi.

Mendengar hal tersebut, Dikky selaku Kabid geram dan dan mengintruksikan pihak pelaksana agar dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dulapangan.

“Ini kok diperintahkan ke saya, kapan saya menjadi anak buah mereka”, tandas Dikky sedikit kesal.

 

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.