Saba Kampung, Giat Masyarakat Peduli Lingkungan

Saba Kampung, Giat Masyarakat Peduli Lingkunganby adminon.Saba Kampung, Giat Masyarakat Peduli LingkunganBekasi – Aparatur pemrrintahan tingkat kecamatan dan kelurahan di wilayah Kota Bekasi semakin gencar menggiatkan program Saba Kampung di pelosok lingkungan masyarakat. Selain untuk menjalin silaturahmi, program blusukan ini juga dimanfaatkan untuk ajang sosialisasi berbagai program pembangunan. Begitu juga dengan aparatur Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, yang memanfaatkan program Saba Kampung untuk mengajak warga peduli terhadap […]

Bekasi – Aparatur pemrrintahan tingkat kecamatan dan kelurahan di wilayah Kota Bekasi semakin gencar menggiatkan program Saba Kampung di pelosok lingkungan masyarakat. Selain untuk menjalin silaturahmi, program blusukan ini juga dimanfaatkan untuk ajang sosialisasi berbagai program pembangunan.

Saba Kampung, Giat  Masyarakat Peduli Lingkungan

Saba Kampung, Giat Masyarakat Peduli Lingkungan

Begitu juga dengan aparatur Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, yang memanfaatkan program Saba Kampung untuk mengajak warga peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sambil bersilaturahmi, warga diajak guyub membersihkan lingkungan sambil diberikan penjelasan cara membuat lobang resapan atau biopori.

Sekretaris Kelurahan Pengasinan Yudistira menjelaskan program seperti ini sudah berjalan selama dua minggu dan dilakukan secara bergilir di tiap lingkungan masyarakat.  Saba Kampung di kelurahan pengasinan sudah berjalan sekira dua minggu. Dengan program ini, dia berharap masyarakat akan tergugah untuk lebih peduli terhadap kondisi kebersihan lingkungan.

kebelakang. Menurutnya, memberikan sosialisasi K3 saja tidak cukup, lantaran kata dia, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masih minim, sehingga masyarakat perlu di gugah untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita lakukan turun langsung ke lingkungan. Jika, masyarakat hanya kita undang dan diberikan pemahaman saja terkadang tidak sesuai yang di harapkan. Kebanyakan hanya, iya-iya saja tapi kenyataannya tidak di implementasikan, itulah sebabnya kami dari aparatur harus jemput bola,” jelasnya belum lama ini.

Wilayah Kelurahan Pengasinan, kata Yudis, masih terdapat lokasi rawan banjir bila turun hujan dengan intensitas sedang. “Akibat banyaknya selokan yang tersumbat sampah rumah tangga, dan dibiarkan berlarut larut tidak diangkut,” paparnya.

Yudis mengungkapkan, di kelurahan Pengasinan terdapat sekira 30 Rukun Warga (RW), dan secara bergiliran disambangi satu persatu. Namun, pihaknya juga menargetkan sedikitnya 2 RW bisa disambangi pada Jumat pagi.

Selain melakukan bersih-bersih lingkungan, Yudis menyebutkan pihaknya juga memberikan pemahaman secara langsung cara pembuatan resapan air melalui lubang biopori. “Konsep biopori salah satunya adalah untuk menyimpan cadangan air jika datang musim kemarau, dan bila musim penghujan tiba untuk mengurangi banjir akibat melimpahnya air. Keterlibatan masyarakat cukup antusias sejak bergulirnya giat K3 Saba Kampung di wilayah kelurahan kami,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.