Solihin “Pepen Figur Yang Pas Untuk Kota Bekasi

Solihin “Pepen Figur Yang Pas Untuk Kota Bekasiby adminon.Solihin “Pepen Figur Yang Pas Untuk Kota BekasiBekasi – Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang memang menyedot banyak perhatian masyarakat.Mayoritas masyarakat Kota Bekasi telah memahami dan telah mempunyai pilihan yang rasional menurut mereka masing-masing. Peran media sebagai wahana sosialisasi sangat membantu memberikan gambaran dan pandangan tiap-tiap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hal ini melahirkan antusiasme dari masyarakat yang mendambakan pemimpin […]

Bekasi – Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang memang menyedot banyak perhatian masyarakat.Mayoritas masyarakat Kota Bekasi telah memahami dan telah mempunyai pilihan yang rasional menurut mereka masing-masing.

Peran media sebagai wahana sosialisasi sangat membantu memberikan gambaran dan pandangan tiap-tiap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hal ini melahirkan antusiasme dari masyarakat yang mendambakan pemimpin baru, yang dapat mengakomodasi kepentingan masing-masing mereka. Beberapa kelompok masyarakat lebih condong memilih calon yang telah terlihat hasil kerjanya selama ini dengan menyampingkan kesan negatif yang dimiliki.

Wakil Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin.angkat bicara menurutnya, bursa calon kepala daerah di Pilkada Kota Bekasi 2018, Sholihin mengapresiasinya. Menurutnya, Kota Bekasi membutuhkan sosok pemimpin baru yang siap membawa perubahan bagi pembangunan kota Bekasi.

“Banyaknya  sosok baru, justru akan meramaikan politik Kota Bekasi, menurut saya Rahmat effendi adalah figur yang pas untuk Kota Bekasi. Agar pembanguanan berlanjut. Cukup ideal dalam kontek kesehatan. Dan masyarakat sudah  merasakan kemajuan,gebrakan beliau untuk masyarakat sangat terasa,” kata Sholihin saat ditemui dikantor DPC PPP Jumat (2/06/17).

Latar belakang masing-masing pasangan calon dan komposisi politik, yang berada di belakang mereka menjadi santapan yang nikmat untuk didiskusikan bahkan sekadar menjadi bahan obrolan informal di kalangan masyarakat

” Di pilkada 2018 menurut saya Isu agama itu isu murahan yang jelas adu konsep dan adu gagasan. Itu baru yang dinamakan pertarungan dalam politik,” paparnya.

Ia berharap, ini bisa  menjadi pertimbangan bagi setiap warga Kota Bekasi.  yang ingin menggunakan hak pilihnya. Tapi, sangat disayangkan ketika masyarakat harus diombang-ambingkan hatinya ketika pihak pendukung masing-masing kandidat mencoba mengumbar ‘dosa-dosa’ rivalnya. Maka itu, menjadi sebuah tantangan bagi masyarakat untuk dapat memilih kandidat secara jernih. ( jar )

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.