Survei: Elektabilitas Sholihin Jadi Pendamping Rahmat Effendi Dalam Pilkada 2018 Ungguli Sutriyono

Survei: Elektabilitas Sholihin Jadi Pendamping Rahmat Effendi Dalam Pilkada 2018 Ungguli Sutriyonoby adminon.Survei: Elektabilitas Sholihin Jadi Pendamping Rahmat Effendi Dalam Pilkada 2018 Ungguli SutriyonoBekasi – Nama Sholihin muncul sebagai kandidat terkuat untuk mendampingi Rahmat Effendi sebagai Calon Wakil Walikota dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Direktur Djakarta Political Watch (DPW) Rahmat Hidayat di Bekasi. Survei yang mengambil 400 responden yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi menggunakan metode multistage random sampling […]

Bekasi – Nama Sholihin muncul sebagai kandidat terkuat untuk mendampingi Rahmat Effendi sebagai Calon Wakil Walikota dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Djakarta Political Watch (DPW) Rahmat Hidayat di Bekasi.

Survei yang mengambil 400 responden yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 5,0 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen tersebut dilaksanakan pada 17- 28 November 2017. Diantara temuannya bahwa Sholihin meninggalkan nama Sutriyono yang saat ini menjadi salah satu pesaingnya untuk mendampingi Rahmat Effendi.

‘Dalam simulasi 5 nama melalui pertanyaan tertutup, diketahui elektabilitas Sholihin untuk mendampingi petahana mencapai 4,4 persen. Sementara Sutriyono hanya mendapatkan 1,4 persen”. Jelas Rahmat Hidayat

Sememtara itu, dalam simulasi dua pasang calon walikota dan wakil walikota bekasi, pasangan Rahmat Effendi-Solihin memperoleh 43.8 persen mengalahkan pasangan Mochtar Mohammad-Lucky Hakiem yang memperoleh 10,4 persen.

“Jika head to head Pepen dengan M2 ternyata Pepen-Sholihin jauh melesat meninggalkan M2-Lucky”. Paparnya

Dalam beberapa simulasi terbatas, dari 7 nama sampai head to head 2 nama, Rahmat Effendi selalu unggul melawan siapapun, angka keunggulannya sendiri tidak pernah kurang dari 45 persen.

Tingginya dukungaan terhadap Rahmat Effendi karena publik memanggap bahwa selama menjadi Walikota Bekasi, Pepen dianggap berhasil.

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.