Tak Terima Dukung Petahana,Pengurus DPC PDI Perjuangan Mengundurkan Diri

Tak Terima Dukung Petahana,Pengurus DPC PDI Perjuangan Mengundurkan Diriby adminon.Tak Terima Dukung Petahana,Pengurus DPC PDI Perjuangan Mengundurkan DiriBekasi – Paska drama dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto oleh PDI Perjuangan membuat gejolak para kader ‘Moncong Putih’ Kota Bekasi. Pasalnya, Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Hiu Hindiana nyatakan sikap politiknya untuk tidak ikut mendukung Petahana dan mengundurkan diri sebagai pengurus ‘Pimpinan Cabang’ Kota […]

Bekasi – Paska drama dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto oleh PDI Perjuangan membuat gejolak para kader ‘Moncong Putih’ Kota Bekasi.

Pasalnya, Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Hiu Hindiana nyatakan sikap politiknya untuk tidak ikut mendukung Petahana dan mengundurkan diri sebagai pengurus ‘Pimpinan Cabang’ Kota Bekasi.

Bukan tanpa sebab, dirinya mengundurkan diri dari DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, sudah terlalu lama dirinya harus menelan ‘Pil Pahit’ yang diberikan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Wakil Ketua Polhukam DPC PDI Perjuangan, Hiu Hindiana sangat kecewa kepada Ketua DPC dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan yang diduga bermain-main dan tidak bertanggungjawab serta konsisten, kata dia, semua itu telah dibuktikan dengan menolak tegas dukungan kepada Petahana.

“Saya melawan dan menolak mendukung Petahana yang diusung oleh PDI Perjuangan semua ini adalah sikap politik saya,” ucapnya geram, Jum’at (13/1/2018).

Kekecewaan itu pun berlanjut dan dibuktikannya dengan surat pengunduran dirinya yang telah diajukan kepada DPP PDI Perjuangan.

“Semua itu saya buktikan dan mengorbankan keluar dari karir politik saya sebagai pengurus DPC PDI Perjuangan, saya rela keluar dari karir politik karena saya mempunyai prinsip ‘Biar Gepeng Asal Banteng’ dan tidak mungkin ‘Banteng’ itu berteduh di bawah ‘Pohon Beringin’,” tegasnya.

Menurutnya, hanya di Kota Bekasi ‘Banteng’ berteduh di bawah ‘Pohon Beringin’. Oleh sebab itu, kata dia, dirinya menyatakan untuk tidak mendukung Petahana. Pasalnya, sejarah pada tahun 2010 tersebut yang dimana ‘Koalisi M2R’ telah menggoreskan luka.

“Ingat, kasus itu belum selesai dan akan kita selesaikan secara tuntas,” tandasnya. (ZAL)

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.