Team unit krimsus polresta bekasi kota Ungkap Pelaku Oplosan Gas

Team unit krimsus polresta bekasi kota Ungkap Pelaku Oplosan Gasby adminon.Team unit krimsus polresta bekasi kota Ungkap Pelaku Oplosan GasBekasi – Team unit krimsus polresta bekasi kota  kembali mengungkap pelaku oplosan gas. Dalam prakteknya, pelaku mengkorupsi isi gas 3 Kg untuk dipindahkan ke tabung 12 Kg. Dalam praktek korupsinya ini, pelaku meraup untung ratusan juta rupiah. Sebuah rumah yang digunakan untuk produksi tabung gas elpiji suntikan, di Jalan Kampung Setu, RT 07/02 No.73, Bintara, […]

Bekasi – Team unit krimsus polresta bekasi kota  kembali mengungkap pelaku oplosan gas. Dalam prakteknya, pelaku mengkorupsi isi gas 3 Kg untuk dipindahkan ke tabung 12 Kg. Dalam praktek korupsinya ini, pelaku meraup untung ratusan juta rupiah.

Team unit krimsus polresta bekasi kota  Ungkap Pelaku Oplosan Gas

Team unit krimsus polresta bekasi kota Ungkap Pelaku Oplosan Gas

Sebuah rumah yang digunakan untuk produksi tabung gas elpiji suntikan, di Jalan Kampung Setu, RT 07/02 No.73, Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasatrekrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda ini berhasil menangkap dua orang pelaku saat sedang asik melakukan pemindahan isi tabung gas 3 Kg, ke tabung gas 12 Kg.

“Kedua pelaku itu bernama Siswanto alias Deden dan Rio Agung Sofjaya bin Risan,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti, Rabu (23/12)

Dari penggerebekan itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 mobil pick up, tabung gas elpiji 3 Kg sebanyak 16 buah dan 64 gas elpiji berukuran 12 Kg. Kemudian 13 pipa, sebagai alat untuk memindahkan isi tabung gas 3 Kg yang bersubsidi ke tabung 12 Kg, serta ratusan buah segel plastik palsu dan segel asli yang sudah dirusak.

“Karena ada informasi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di pasaran, jelang Natal dan Tahun Baru ini, maka kami lakukan penyelidikan. Hingga akhirnya kami gerebek tempat itu. Disinyalir tempat itu menjadi salah satu penyebabnya,” ungkap Puji.

Ia menjelaskan modus yang dilakukan kedua pelaku, yaitu dengan cara mengalihkan isi tabung gas elpiji tiga kilogram ke tabung gas elpiji 12 kilogram dengan alat yang dibuatnya sendiri. “Pengalihan isi gasnya, menggunakan metode suntik,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan ke mana gas-gas oplosan itu didistribusikan. Melihat pola kerjanya kata Puji, diperkirakan pemilik sudah menjalani usaha ini dalam waktu yang cukup lama.

“Kita masih terus kembangkan kasus ini. Termasuk kemana saja gas oplosan ini distribusikan,” pungkasnya.

Kini, kedua pelaku dijerat Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf a,b,c jo Pasal 10 huruf a dan e UU RI No 8 tahun 1999 Tentang Perlindungan konsumen.

Print Friendly, PDF & Email

Related Post

Author: 

Related Posts

Comments are closed.