oleh

Unik, Pemilihan Ketua RW Di Lebak Banten Rasa Pilkada

LEBAK – Cara unik warga Babakan anyar RW  01 Desa Jatimulya, kecamatan Rangkasbitung, Lebak Banten pemilihan ketua Rukun Warga (RW) yang dikemas seperti layaknya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendapatkan apresiasi dari Anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak Aad Firdaus.

” Saya  apresiasi pemilihan Rukan Warga (RW) di daerah Jatimulya yang dikemas seperti layaknya Pilkada kepedulian masyarakat mulai dari proses pendataan sampai terlaksanya pemilihan RW swadaya masyarakat,” Ujar Aad Firdaus. Minggu (9/2/20) kepada Top Time di lokasi pemilihan

Kata dia, sangat luar biasa, baik secara pendidikan politik, pendewasan politik di masryarakat sudah berjalan.

“Bahwa kebutuhan demokrasi mulai tumbuh di Masyarakat,” ucapnya

Politisi Partai Perindoini juga menuturkan bahwa yang meminta untuk pemilihan langsung adalah masyarakat, masyarakat yang mencalonkan. Bahkan dibuktikan dengan beberapa pernyataan bahwa layak jadi calon. Dan meminamlisir kecurangan untuk melebur secara demokratis.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan RW Maman menuturkan, butuh waktu hingga satu bulan untuk tahap persiapan yang meliputi pembentukan panitia, penjaringan calon, mempersiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga pemasangan Alat Perga Kampanye (APK)

“Termasuk APK  seperti banner dan spanduk kami persiapkan,” ujar Maman

Maman mengaku, pemilihan RW seperti ini baru pertama kali dilakukan di wilayahnya.

“Kalau sebelumnya hanya kumpul saja di Majelis nulis di kertas (semacam voting) dan langsung memilih tanpa ada tahapan seperti sekarang ini,” kata Maman

Menurut Maman  pemilihan RW yang dikemas seperti ini bertujuan untuk membuka wawasan dan pengetahuan warga dalam menghadapi Pilkada dan Pemilu. Termasuk dalam hal mempertimbangkan pilihan.

Kata Dia, pemilihan  RW Babakan Anyar dalam pemilihan RW ini ada Empat calon yang maju yakni H. Imat. R, Zaenal H , Mugni, Nandang H

Mengenai hak pilih, yaitu dalam satu Kepala Keluarga (KK) yang berhak memilih hanya yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja.

“Kalau yang mempunyai hak suara hampir 580 orang dari tiga RT di RW 01. Alhamdulillah tingkat partisipasinya juga bagus sekitar 90 persen. Kalau anggaranya dari Swadaya Masyarakat,” pungkasnya. (Sar)