Warganet Sesalkan Minim Sosialisasi PPDB Online 2018 Kota

Warganet Sesalkan Minim Sosialisasi PPDB Online 2018 Kotaby adminon.Warganet Sesalkan Minim Sosialisasi PPDB Online 2018 KotaBekasi– Banyaknya komentar Warga Citizen dan Internet (Warganet) terkait Amburadulnya Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2018 Kota Bekasi di berbagai media sosial ialah sebagai bentuk buruknya sistem tersebut secara online tahun ini. Hal itu terbukti bahwa beberapa Warganet kecewa. “Mulai dari hari pertama pembukaan PPDB Online banyak orang tua siswa yang mengeluh jeleknya […]

Bekasi– Banyaknya komentar Warga Citizen dan Internet (Warganet) terkait Amburadulnya Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2018 Kota Bekasi di berbagai media sosial ialah sebagai bentuk buruknya sistem tersebut secara online tahun ini. Hal itu terbukti bahwa beberapa Warganet kecewa.

Foto : Warganet Sesalkan Minim Sosialisasi PPDB Online 2018 Kota

“Mulai dari hari pertama pembukaan PPDB Online banyak orang tua siswa yang mengeluh jeleknya PPDB tahun ini. Kasihan warga yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, apa lagi mereka warga yang kurang mampu,” ucap Warganet berinisial MD dikolom komentar status Medsos seperti Facebook, Kamis (05/07/18).

Tidak hanya MD, hal senada juga disampaikan oleh Warganet lainnya LC mengatakan dikolom komentar Facebook. “Mewanti-wanti kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar mempersiapkan pelaksanaan PPDB dengan matang. Artinya, ketika PPDB online ini diterapkan di Kota Bekasi, segala bentuk risiko apa pun sudah dipersiapkan,” ungkapnya.

“Kalau memang tidak matang, jangan diterapkan terlebih dahulu. Nantinya seperti ini (eror), masyarakat juga yang dirugikan, kalau tidak mampu tinggal mundur saja dari jabatannya di Dinas Pendidikan (Disdik), kerena bukan pertama kali PPDB online berjalan,” cetus LC.

Selanjutnya, Warga Margahayu, Bekasi Timur, yang tidak mau disebut namanya juga memberi saran kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar Sosialisasi PPDB Online kedepan bisa semasiv mungkin suapay masyarakat awam bisa lebih memahami dengan mekanismenya. “Kasihan anak yang tadinya dapat masuk sekolah negeri, karena ketidak pahaman orangtuanya, si anak jadi masuk sekolah swasta yang memerlukan biaya cukup lumayan besar,” tuturnya melalui Pesan Whatshapp.

Sebelumnya juga, Pengamat Pendidikan, Tengku Imam Kobul Moh Yahya S menilai permasalahan PPDB Online 2018 tingkat SMP paling pokoknya kurangnya sosialiasi, sehingga masyarakat mendaftar itu harus pergi ke sekolah padahal itu online.

“Karena kurang sosialisasi, jadi saat ini, hari pertama dan kedua pendaftaraan PPDB Online masyarakat masih antri ke sekolah,” pungkasnya. (Di/Jar)

Print Friendly, PDF & Email

Author: 

Related Posts

Comments are closed.