oleh

” Ade Jadi Plt Ketua DPD Golkar Kota Bekasi ” Didit Susilo Sebut Politik Dinasti Itu Wajar

Bekasi – menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, secara politik dinilai lumrah.

Anggapan politik dinasti semakin mencuat,setelah Ade maju di Pemilihan ketua DPD Golkar Kota Bekasi. Terkait hal ini, Pemerhati Kebijakan Publik Bekasi, Didit Susilo
menilai politik dinasti sebagai hal yang wajar.

“Dalam teori politik,Pertimbangan menjaga elektabilitas suara Golkar, rasionalitas untuk menjaga lumbung suara dan magnet dalam kontestasi Pilkada berikutnya,” jelas Pemerhati Kebijakan Publik Bekasi, Didit Susilo kepada celoteh saat dihubungi via WA, Senin (7/9/2020).

Menurut Didit, konflik dalam internal Golkar sudah biasa terjadi. Golkar yang merangkak menjadi Partai terbuka dan modern, sudah dewasa dalam menyelesaikan konflik internal. Terkait dinasti politik yang dikwatirkan menumbuhkan oligarki politik, itu hal biasa.

“Semua Parpol besar tidak luput dalam praktek politik dinasti. Yang menjadi pertimbangan tetap ke personal yang memiliki daya jual dan mampu ditawarkan dalam kontestasi demokrasi,”jelasnya.

Berbagai penolakan, sambung Didit, untuk digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) Golkar juga bagian dari dinamika politik yang terus berkembang.

“Mungkin saja ada beberapa kandidat calon yang tidak akan bisa melaju karena terganjal syarat calon dan ketentuan dukungan 30persen pemilik suara sesuai AD ART serta Peraturan Organisasi (PO) Partai Golkar. Sehingga dalam dinamikanya melebar. Tapi seiring waktu akan selesai dengan sendirinya secara internal, karena Golkar sebagai Partai kader sudah dewasa menyelesaikan konflik,” ulasnya.

Dikatakannya, Partai Golkar di Kota Bekasi termasuk Parpol tengah yang memiliki 8 kursi DPRD dibawah PDIP dan PKS. Jika blunder dalam menentukan pemimpin dan tidak rasional secara hitungan politik maka Golkar akan jauh dari kekuasaan. Dibeberapa Kabupaten dan Kota se-Jabar hal itu terbukti dan harus dipertimbangkan sesuai karakteristik Golkar.

Didit menambahkan, dengan ditunjuknya Ade Puspitasari secara politik sebuah sinyal akan segera digelarnya Musda. Langkah Ade juga akan mudah dan tidak banyak menemui hambatan, karena dari Kabupaten dan Kota se-Jabar yang sudah menggelar Musda rata-rata terpilih secara aklamasi.

“Faktor Rahmat Effendi sebagai senior Golkar Jabar juga menjadi penentu arah Golkar untuk masa depan Partai dalam menghadap kontestasi politik di Kota Bekasi,” pungkasnya. (*)

 

News Feed