oleh

Aktifis Mahamuda Katakan, Ada Modus Lelang Mamin di DPRD Kota Bekasi

Bekasi– Sebanyak 18 perusahaan terdaftar di LPSE sebagai peserta lelang proyek Makan Minum (Mamin) senilai Rp 3,2 miliar. Tercatat dalam tabulasi LPSE CV Ulfah mengajukan penawaran terendah yakni Rp2,847,038,000,- selisih sekitar Rp 20 juta an dengan PT. Aktifitas Atmosfir yang mengajukan penawaran senilai Rp2,859,702,500.

Mengamati hal ini, Aktifis Mahasiswa dan Pemuda Bekasi (Mahamuda) Hasan Basri menilai, dari data LPSE itu, satu langkah CV Ulfah Catering sudah bisa tersenyum. Selisih cukup tipis ini yang perlu dipertanyakan.

“Iya tipis nilai selisih nya, perlu di cek apakah CV Ulfah daftar mengajukan penawaran terakhir atau yang pertama,”ucap Hasan pada media. Senin (8/2/2021).

Mengacu pada modus-modus permainan lekang yang selama ini terungkap dari kasus hukum di Pengadilan, kata Hasan, pendaftar terakhir punya potensi dapat bocoran harga dari peserta lelang.

“Nah darimana seorang rekanan kontraktor dapat data penawaran harga kalau tidak melibatkan oknum di dalam. Dan itu yang masukin penawaran akhir lah yang berpotensi dapat info harga terendah dan tertinggi,”tandasnya.(*)

News Feed