oleh

Berpotensi Rawan dan Tidak Sesuai Spek, Pihak Damkar Minta Evaluasi Ulang Pengadaan Barang Oleh ULP

Bekasi – Terkait Dugaan pengadaan barang yang tidak sesuai spek Kepala Dinas Damkar Kota Bekasi yang akrab disapa Kang Aceng akhirnya angkat suara, ia mengatakan bahwa Pemenang Lelang sudah di Tetapkan oleh ULP Kota Bekasi. Aceng merasa Khawatir kalau menerima Barang yang tidak sesuai Spek, Aceng menilai dengan pagu 3 M dan HPS 2.9 M sedangkan penawaran pemenang lelang 1.8M .

Bisa mempengaruhi Kualitas Barang yang akan diterima Damkar, “Pekerjaan Pasukan Damkar Sangat Beresiko Tinggi dan Berada Dilingkaran bahaya jadi harus dilengkapi dengan Alat-alat yang Berkualitas untuk Menunjang Kelancaran Pelaksanaan Tugas dilapangan,” kata Aceng.

Aceng Memberikan informasi Bawa hari Jumat tgl 4 juni 2021 Pihak ULP baru Menyerahkan Dokumen hasil Tender ke Dinas Damkar.

Lebih lanjut disampaikan oleh KadisDamkar bahwa setelah menerima dokumen hasil Tender Pihak Damkar akan segera Melayangkan Surat untuk Meminta Evaluasi ulang termasuk surat yang akan ditujukan ke ITKO untuk meminta Reviu terhadap Proses Lelang yg telah dilakukan oleh ULP.

Dalam Penjelasanya, bahwa proses lelang selang dan kelengkapanya tidak boleh berlarut-larut karena sebenarnya pihak damkar telah melakukan survey dan harga barang, jadi sebaiknya pihak ULP tinggal berkoordinasi dengan damkar berkaitan dengan spek barang yg akan di lelang, karena usernya pihak damkar tentu sangat disayangkan kalau pada saat tahapan lelang masukan dari pihak damkar diabaikan.

Dari hasil lelang yg sudah ditetapkan pemenangnya oleh ULP diduga ULP dalam hal ini pokja telah lalai dan menyalahgunakan kewenangan dengan mengabaikan spek yg sudah disampaikan.

“tentu akan sangat beresiko apabila barang yang dibeli tidak sesuai spek, kalau temen-temen di ULP menyatakan bahwa hasil lelang sudah sesuai dengan spek mari kita buktikan bahwa yang mereka lakukan keliru,

sekali lagi saya sampaikan bahwa yang tau barang itu sesuai dengan spek atau tidak tentu pihak damkar karena yg survey dan yg menyusun hps adalah damkar dan yg paling penting akat itu akan digunakan oleh pasukan damkar, dari hasil penelusuran didapatkan bahwa kegiatan dgn pagu 3 M dgn Hps 2,95 M dan pemenangnya adalah perusahaan dgn penawaran terendah 1,8 M, dari hasil lelang tsb diduga spek yg dimenabgkan oleh ULP speknya berbeda karena sangat jauh selisih antara hps dgn harga penawaran, dalan tanggapanya mengenai hal ini aceng menjelaskan bahwa akan sangat beresiko apabila tetap dipaksakan karena speknya sudah beda makanya penawaran 1,8 M bisa dinyatakan sebagai pemenag oleh ULP.

Beliau juga telah melakukan pengecekan peralatan pada unit mobil pemadam kebakaran yg terdapat di mako damkar dan sektor2 ternyata ketersediaan selang dan kelengkapan lainya sudah sangat terbatas. ” kalau sampai 2 bulan kedepan proses lelang ini belum selesai.

Kita pastikan Pasukan Damkar akan Mengalami darurat Selang dan tentu akan Menganggu Pelayanan yang di butuhkan Masyarakat Kota Bekasi’ demikian tanggapan yg disampaikan kadisdamkar.

Awak media telah mencoba meminta keterangan Kepada Solihin selaku Kepala Bagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Lelang tersebut, namun yang bersangkutan tidak dapat ditemui, Kemungkinan Alergi Ketemu Insan Pers yang Jelas -Jelas Merupakan Corong ke Empat di Republik ini.(Zal)

Berita Terkini