oleh

PTSL Kelurahan Kaliabang Tengah Lamban Lantaran Susah Minta Tanda Tangan Lurah

Bekasi-Pengurusan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Bekasi sangat lamban. Hal itu terbukti dari lamanya proses penyelesaian bukti dokumen kepemilikan tanah atau sertifikat tanah milik masyarakat hingga bertahun-tahun.

Salah satu wilayah Bekasi Utara, yang sampai saat ini proses penyelesaian sertifikat PTSL tahun 2019 belum kunjung selesai,seperti di kelurahan Kaliabang Tengah kecamatan Bekasi Utara.

Lambannya proses penyelesaian sertifikat PTSL di wilayah kelurahan Kaliabang Tengah,menurut salah seorang Tokoh masyarakat inisial (HN) mengatakan keterlambatan sertifikat PTSL ini di karenakan tidak adanya keterbukaan antara Lurah dengan pengurus Pokmas.

” berkas yang masih belum lengkap masih banyak,seperti pernyataan ahli waris,keterangan jual beli,dan lain lain,yang di dalamnya perlu tanda tangan Lurah dan ini yang sering lambat sedangkan dari BPN berkasnya sudah di kembalikan untuk di tanda tangan,” Kata HN.

Sambungnya, kalau meminta tanda tangan Lurah seperti keterangan jual beli bisa berminggu Minggu bahkan sampai berbulan bulan,sementara Pokmas di RW harus menunggu lama tanpa ada kejelasan apa yang menjadi kendalanya,terangnya.

” lamanya menandatangi berkas dan Kurangnya singkronisasi antara Lurah dan pengurus Pokmas membuat lambatnya proses penyelesaian sertifikat PTSL,jadi jangan menyalahkan BPN,satgas BPN saya pikir menunggu kelengkapan berkas untuk di tukarkan dengan Sertifikat,” papar HN.

Sementara salah seorang pengurus RT di RW 24 membenarkan lambannya Lurah Kaliabang Tengah menandatangani berkas kekurangan yang di kembalikan oleh pihak BPN,ucapnya kepada media ini melalui telepon selulernya.jumat (15/01/2021).

” Sangat lambat bang kalau minta tanda tangan Lurah bisa sampai 2 bulan baru ditanda tangani,Warga sudah sangat jenuh menunggu penyelesaian sertifikat PTSL yang sudah 2 tahun nggak kunjung selesai,ditambah Lurah lambatmenandatangani berkas yang di kembalikan BPN. Ada apa dengan Lurah Kaliabang Tengah,?,” cetusnya. (yan/jar)

 

News Feed