<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasar Baru Bekasi Archives - Celoteh Bekasi</title>
	<atom:link href="https://celotehbekasi.com/tag/pasar-baru-bekasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://celotehbekasi.com/tag/pasar-baru-bekasi/</link>
	<description>Click And Get Bekasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Sep 2014 14:25:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://celotehbekasi.com/wp-content/uploads/2021/07/1567068615287-1-90x90.png</url>
	<title>Pasar Baru Bekasi Archives - Celoteh Bekasi</title>
	<link>https://celotehbekasi.com/tag/pasar-baru-bekasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan</title>
		<link>https://celotehbekasi.com/2014/09/15/pkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2014 14:25:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bekasi Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[1.400 Warga Bekasi Terjangkit Penyakit Menular Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Lain Untuk Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[jalan Prof Muhammad Yamin]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Baru Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbekasi.com/?p=1058</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi – Pagi tadi Senin (15/9) Aparat gabungan yang dipimpun Walikota Bekasi <a class="read-more" href="https://celotehbekasi.com/2014/09/15/pkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan/" title="PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://celotehbekasi.com/2014/09/15/pkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan/">PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan</a> appeared first on <a href="https://celotehbekasi.com">Celoteh Bekasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Bekasi</strong> – Pagi tadi Senin (15/9) Aparat gabungan yang dipimpun Walikota Bekasi Rahmat Effendi, kembali meninjau hasil penertiban terhadap para pedangang kaki lima (PKL) di jalan Prof Muhammad Yamin, Pasar Baru Bekasi.</p>
<figure id="attachment_1059" aria-describedby="caption-attachment-1059" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://celotehbekasi.com/wp-content/uploads/2014/09/Penertiban-Pasar-Baru.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1059" src="http://celotehbekasi.com/wp-content/uploads/2014/09/Penertiban-Pasar-Baru.jpg" alt="PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan " width="300" height="225" /></a><figcaption id="caption-attachment-1059" class="wp-caption-text">PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Menurut Rahmat Eendi, Pemerintah sudah menegakkan proses hukum bagi seluruh para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar bisa mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah setempat untuk tidak lagi berjualan diarea jalan tersebut Berdasarkan Perda Kota Bekasi nomor Perda No 10 tahun 2011 tentang Ketentuan Umum Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3), pelanggaran yang dilakukan para PKL ini karena menggunakan trotoar jalan dan badan jalan untuk berjualan sehingga menyebabkan kemacetan di wilayah tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">“ sekarang ini berupaya menegakkan proses hukum hukum. Niatan baik ini juga merupakan kepastian hukum. Karena jalan bukan untuk kegiatan berjualan pedagang kaki lima tapi fungsinya saran trasportasi arus barang, orang dan kegiatan perekonomian lainnya,” kata Rahmat Effendi.</p>
<p style="text-align: justify;">Penertiban juga akan dilakukan di beberapa titik berkumpulnya para PKL yang memakai trotoar dan bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan. Ia menyebutkan penertiban akan dilaksanakan jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi Barat, dan di depan Pasar Pondok Gede.</p>
<p style="text-align: justify;">“ setidaknya para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar bisa mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah setempat untuk tidak lagi berjualan diarea jalan tersebut,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Walikota Bekasi melanjutkan mengenai persoaln di Pasar baru, ia berharap, upaya komunikasi akan dilakukan antara Dinas Perekonomian rakyat Kota Bekasi dengan para ketua kelompok PKL Pasar Baru hingga didapat kesepakatan bersama semata untuk kepentingan kedua belah pihak.</p>
<p style="text-align: justify;">Rahmat Effendi berharap kedepannya pasar tradisional di jalan Prof Muhammad Yamin bisa menjadi pasar modern yang bersih dan sehat.(JAR)</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F09%2F15%2Fpkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan%2F&amp;linkname=PKL%20Pasar%20Baru%20Kembali%20Ditertibkan" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_x" href="https://www.addtoany.com/add_to/x?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F09%2F15%2Fpkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan%2F&amp;linkname=PKL%20Pasar%20Baru%20Kembali%20Ditertibkan" title="X" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F09%2F15%2Fpkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan%2F&amp;linkname=PKL%20Pasar%20Baru%20Kembali%20Ditertibkan" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_printfriendly" href="https://www.addtoany.com/add_to/printfriendly?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F09%2F15%2Fpkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan%2F&amp;linkname=PKL%20Pasar%20Baru%20Kembali%20Ditertibkan" title="PrintFriendly" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_print" href="https://www.addtoany.com/add_to/print?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F09%2F15%2Fpkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan%2F&amp;linkname=PKL%20Pasar%20Baru%20Kembali%20Ditertibkan" title="Print" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd a2a_counter addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F09%2F15%2Fpkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan%2F&#038;title=PKL%20Pasar%20Baru%20Kembali%20Ditertibkan" data-a2a-url="https://celotehbekasi.com/2014/09/15/pkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan/" data-a2a-title="PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan"></a></p><p>The post <a href="https://celotehbekasi.com/2014/09/15/pkl-pasar-baru-kembali-ditertibkan/">PKL Pasar Baru Kembali Ditertibkan</a> appeared first on <a href="https://celotehbekasi.com">Celoteh Bekasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan</title>
		<link>https://celotehbekasi.com/2014/07/14/pedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2014 14:42:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bekasi Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Baru Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Baru Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[UPTD Tak Ada Tanggapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbekasi.com/?p=873</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi -Tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat serta rawan menimbulkan berbagai penyakit <a class="read-more" href="https://celotehbekasi.com/2014/07/14/pedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan/" title="Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://celotehbekasi.com/2014/07/14/pedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan/">Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan</a> appeared first on <a href="https://celotehbekasi.com">Celoteh Bekasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Bekasi </strong>-Tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat serta rawan menimbulkan berbagai penyakit dikeluhkan oleh para pedagang Pasar Baru Bekasi Kecamatan Bekasi Timur.</p>
<figure id="attachment_875" aria-describedby="caption-attachment-875" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://celotehbekasi.com/wp-content/uploads/2014/07/Sampah.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-875" src="http://celotehbekasi.com/wp-content/uploads/2014/07/Sampah.jpg" alt="Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan" width="300" height="225" /></a><figcaption id="caption-attachment-875" class="wp-caption-text">Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Tumpukan sampah hampir terlihat disetiap pojokan kompleks pasar tersebut. Hal ini terjadi karena di pasar ini tidak memiliki tempat pembuangan sampah yang mencukupi dan memadai.</p>
<p>&#8220;Kalau hujan, sampah busuk bercampur belatung memadati lapak kami. Sampah yang ada sudah seperti gunung bahkan melebihi tinggi orang dewasa. Hal ini rawan menimbulkan penyakit,&#8221; kata Udin (45) salah seorang pedagang Pasar Baru Bekasi, Minggu (29/6).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Udin, tumpukan sampah yang tak pernah diurus ini sudah berhari-hari dibiarkan begitu saja. Meski petugas kebersihan melakukan pengangkutan, hal itu belum sebanding dengan produksi sampah yang dihasilkan setiap hari. Sehingga meski tiap hari diangkut, sampah tetap saja menggunung.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan akibat masalah ini, sekitar 10 pedagang sayur di pasar itu terpaksa gulung tikar karena lokasinya berdekatan dengan gunungan sampah.</p>
<p>&#8220;Para pembeli juga enggak mau datang ke lapak sayur yang bau dan banyak sampahnya. Ya akhirnya para pemilik lapak ini memilih tutup saja, daripada jualan tapi enggak ada yang beli,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, dia dan para pemilik lapak di pasar tersebut telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Baru Bekasi. Namun hingga saat ini tidak pernah ditanggapi.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal senada dikatakan Tatang (40), pedagang lainnya. Menurut dia, gunungan sampah di depan lapaknya menyebabkan sepi pembeli. Padahal meski sepi pembeli, setiap hari dia dan pedagang lainnya tetap dipungut retribusi.</p>
<p>&#8220;Boro-boro ada yang mau beli, datang ke sini saja pembeli tidak akan mau karena bau sampah,&#8221; katanya.(DRA)</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F07%2F14%2Fpedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan%2F&amp;linkname=Pedagang%20Pasar%20Baru%20Keluhkan%20Sampah%2C%20UPTD%20Tak%20Ada%20Tanggapan" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_x" href="https://www.addtoany.com/add_to/x?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F07%2F14%2Fpedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan%2F&amp;linkname=Pedagang%20Pasar%20Baru%20Keluhkan%20Sampah%2C%20UPTD%20Tak%20Ada%20Tanggapan" title="X" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F07%2F14%2Fpedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan%2F&amp;linkname=Pedagang%20Pasar%20Baru%20Keluhkan%20Sampah%2C%20UPTD%20Tak%20Ada%20Tanggapan" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_printfriendly" href="https://www.addtoany.com/add_to/printfriendly?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F07%2F14%2Fpedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan%2F&amp;linkname=Pedagang%20Pasar%20Baru%20Keluhkan%20Sampah%2C%20UPTD%20Tak%20Ada%20Tanggapan" title="PrintFriendly" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_print" href="https://www.addtoany.com/add_to/print?linkurl=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F07%2F14%2Fpedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan%2F&amp;linkname=Pedagang%20Pasar%20Baru%20Keluhkan%20Sampah%2C%20UPTD%20Tak%20Ada%20Tanggapan" title="Print" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd a2a_counter addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fcelotehbekasi.com%2F2014%2F07%2F14%2Fpedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan%2F&#038;title=Pedagang%20Pasar%20Baru%20Keluhkan%20Sampah%2C%20UPTD%20Tak%20Ada%20Tanggapan" data-a2a-url="https://celotehbekasi.com/2014/07/14/pedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan/" data-a2a-title="Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan"></a></p><p>The post <a href="https://celotehbekasi.com/2014/07/14/pedagang-pasar-baru-keluhkan-sampah-uptd-tak-ada-tanggapan/">Pedagang Pasar Baru Keluhkan Sampah, UPTD Tak Ada Tanggapan</a> appeared first on <a href="https://celotehbekasi.com">Celoteh Bekasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
