Huda Sulistio : Jangan Sampai Generasi Emas Sia-Sia Karna Terjeratan Narkoba

Bekasi – Berangkat dari keprihatinan terhadap generasi muda yang menjadi sasaran peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obata terlarang (narkoba), Generasi Anti Narkoba (GAN) Jakarta terbentuk.

Ketua GAN DKI Jakarta ,Huda Sulistio mengaku prihatin berdasar data dari Badan Nasional Narkotika (BNN), dari hasil survei 2016 lalu, terdata jumlah pencandu narkoba di Jakarta sudah menembus angka 55.598 orang. Dari penelitian itu, terungkap 1.190 orang merupakan pengguna baru narkoba, yang berarti dalam setahun hampir 2 ribu warga Jakarta yang telah terjebak dalam narkoba.

“Ini belum hasil survei 2016. Dengan tingginya intensitas penyalahgunaan narkoba, jelas sangat memprihatinkan,” ujar Huda , Jumat (28/10/2017).

Menurutnya, kehadiran GAN sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk menyikapi status Indonesia, khususnya Jakarta dan Bekasi yang sudah darurat narkoba. “Narkoba ini merupakan musuh bersama karena merusak generasi muda kita. Apalagi, keprihatinan ini juga disuarakan para orangtua kepada kami untuk bergerak,” ucapnya yang juga Dewan Penasehat GAN Kota Bekasi.

Program pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk mencetak generasi emas di Jakarta dan Bekasi, akan sia-sia jika kalangan pelajar, dan mahasiswanya terjerembab dalam lingkaran setan narkoba. “Kami membantu meringankan tugas aparat dalam penanganan dan penanggulangan masalah narkoba. Termasuk, instansi pemerintah daerah,” tutur Huda Yang kini menjabat Penasehat di BMK (Barisan Muda Kosgoro) Kota Bekasi.

Ia menegaskan upaya pemberantasan  dan penanggulangan narkoba tidak akan berjalan efektif, kalau hanya mengandalkan aparat penegak hukum, keterlibatan tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, instansi dan lembaga pemerintah, harus turut pro aktif,” tutup Huda.(jar)

 

Baca Juga :   Angkot K-02 Hilang Secara Misterius Dari Trayek