Gutus : Pengguna KS-NIK Masih Aman Tapi Ruang Tunggu Pelayanan Masih Minim

Bekasi – Kondisi ruang pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas) diwilayah Kecamatan Bekasi Timur masih sangat minim. Terbukti, setiap hari pasien rawat jalan selalu membludak dan memenuhi ruang tunggu pelayanan untuk pembuatan kartu sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Foto : Gutus : Pengguna KS-NIK Masih Aman Tapi Ruang Tunggu Pelayanan Masih Minim

“terkait dengan keluhan beberapa fasilitas pihaknya akan melakukan evaluasi. Gutus Hermawan selaku Camat Bekasi Timur mengatakan akan melakukan koordinasi dibawah yaitu kekelurahan dan puskesmas yang bersangkutan untuk memperluas ruang tunggu yang sebelumnya sudah ada . Hal itu guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi warga,” Kata Gutus, Kepada Fajar Kabar 21,Rabu (13/02/19) saat ditemui usai Musrembang tingkat kecamatan.

Sambung Gutus, mengenai KS-Nik sampai saat ini belum ada laporan mengenai hal-hal yang negatif dan masih aman dari masyarakat penggunanya,Dia menegaskan, bagi masyarakat yang merasa tidak terlayani karena menggunakan kartu sehat dapat melaporkan kepada dinas terkait atau melalui call center serta media sosial, agar nanti rumah sakit tersebut akan dievaluasi.

Karena itu, dia berharap usulan pembangunan tambahan ruang pelayanan di RSUD Cilegon dapat direalisasikan tahun depan sehingga aktivitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Sementara Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, kini pemilik kartu sehat harus terlebih dahulu mendapat surat rujukan puskesmas apabila ingin berobat ke RSUD atau rumah sakit swasta.

“Yang dilakukan sekarang membuat suatu konsep bahwa kami ingin mengoptimalkan apa yang kita miliki. Puskesmas kita juga bagus-bagus dan RSUD juga sudah mampu,” kata Tri saat ditemui di Kantor Wali Kota .(FJR)

Baca Juga :   Perlu Kajian, Pemkot dan Pemkab Bekasi Terus Lakukan Akuisisi Pemisahan Aset PDAM TB