SMAN 1 Kota Bekasi Jadi Tempat Terakhir Road Show Sosialisasi Toleransi Keberagaman

Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi menghadiri kegiatan Road Show Sosialisasi Toleransi Keberagaman Kota Bekasi yang Harmoni di SMAN 1 Kota Bekasi, Rabu, 27 Februari 2019.
Foto : SMAN 1 Kota Bekasi Jadi Tempat Terakhir Road Show Sosialisasi Toleransi Keberagaman

Diketahui kegiatan Road Show ini juga sudah dilaksanakan di beberapa sekolah yang ada di Kota Bekasi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Hj Renny Indrawati, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi Abdilah, Ketua FKUB Kota Bekasi H Abdul Manan, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, Dandim 0507/BKS Letkol Arm Abdi Wirawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Bekasi, Kasubag Internal dan Dokumentasi Humas Kota Bekasi Sudarsono, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) SMAN dan SMKN Kota Bekasi.
Dalam sambutannya di depan puluhan para ASN Guru, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menginginkan para guru secara bersama menjaga rasa saling menghormati, saling menghargai keberagaman yang ada di bumi NKRI tercinta.
“Mari kita jaga bersama toleransi yang selama ini telah terjalin, menjaga bersama rasa persaudaraan sesama anak bangsa, Saat ini, Kota Bekasi sudah menjadi kota yang sangat heterogen, kota yang sangat beragam, mari bersama kita rajut dan pertahankan,” paparnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indrijantoro menghimbau agar semua pihak bersatu padu untuk merajut kebhinekaan, merawat rasa toleransi keberagaman yang selama ini telah terbangun dengan baik dan berperang melawan hoax.
Seperti diketahui, hoax atau berita bohong dapat membuat kegaduhan dan menimbulkan kebencian terhadap seseorang.
“Saya sangat apresiasi dengan adanya sosialisasi toleransi keberagaman ini. Kita aplikasikan realisasinya ke depan. Kita sudah memiliki nilai di tingkat nasional sebagai kota toleran, lalu juga mendapat predikat harmoni award. Mari kita pertahankan dan mari dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuat berita bohong yang kemudian di sebar,” ucapnya.
“Apabila menemukan penyebaran hoax segera laporkan ke kami,” ucap Indarto lagi.
Dandim 0507/Bekasi, Letkol Arm Abdi Wirawan juga menyampaikan, bahwa kota Bekasi merupakan Kota yang cerdas, kota yang tinggi akan toleransi keberagaman. Dandim mengajak untuk bersama-sama menjaga keberagaman dan kedamaian antar masyarakat.
“Kota Bekasi adalah kota yang cerdas, kota yang tinggi akan toleransi keberagaman. Maka dari itu, demi menjaga keberagaman, maka kedamaian antara masyarakat harus dijaga. Agama dan suku bukan halangan dalam persatuan, karena Indonesia itu satu. Berkat kerja keras dari pimpinan daerah, Wali Kota, Kapolres, Sekda dan seluruh elemen masyarakat, Kota Bekasi pun dapat berkembang dan menjadi contoh sebagai kota yang layak untuk dijadikan refrensi pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa ASN terutama di lingkungan pendidikan merupakan tonggak pemersatu keberagaman yang ada, sebagai guru yang membentuk karakter generasi penerus harus memberikan pemahaman tentang makna toleransi keberagaman.
“ASN menjadi tonggak pemersatu, terutama para guru, harus bisa membentuk karakter para generasi penerus bangsa ini, memberikan pemahaman tentang makna indahnya toleransi, di tengah masyarakat yang heterogen, negara kita lebih hebat. Jadi mulai saat ini mari kita berbangga akan negara kita,” ujarnya.
Dandim juga berpesan agar para guru dapat bersama-sama menjaga keberagaman. Oleh karena itu, kata Dandim, diibutuhkan komitmen para guru dalam hidup berdampingan tanpa saling sebarkan hoax, kebencian dan radikal.
“Silaturahmi kita jalanin terus, komunikasi jalan terus, supaya kita terjalin kebersamaan yang sangat erat, menjadi aset termahal di negeri ini,” tutupnya.(Hum/FJR)

Baca Juga :   KPPI Kota Bekasi Siap Kawal Suara KPU,Posisi Wanita di Politik Semakin Diperhitungkan