Berbagi di Tengah Pandemi Corona, H Zainul Miftah Bagikan 250 Paket Sembako

Bekasi– Pandemi Corona yang melanda wilayah Kota Bekasi telah berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Akibat kebijakan Social Distancing atau pembatasan sosial, masyarakat terpaksa harus meliburkan diri dari aktifitas rutin dan hanya berdiam diri di rumah.

Sudah sebulan ini, masyarakat terutama yang mengandalkan kerja serabutan atau upah harian, merasakan dampak langsung penyebaran virus Covid-19 karena jika harus berdiam di rumah, maka tidak ada pemasukan yang mereka harapkan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini pun memberikan pilihan sulit bagi masyarakat, tetap keluar beraktifitas dengan resiko terpapar Covid-19 atau berdiam di rumah tanpa ada penghasilan yang bisa diandalkan.

Kondisi ini secara perlahan menumbuhkan rasa empati sejumlah kalangan masyarakat mampu yang peduli dengan nasib masyarakat tidak mampu yang terdampak Covid-19. Dengan niat untuk berbagi rejeki, kalangan masyarakat mampu memberikan bantuan berupa bingkisan Sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Aksi kepedulian ini juga dilakukan Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro Jawa Barat H Zainul Miftah atau boliasa dikenal dengan sebutan HZM bersama sang istri tercintanya. Sasarannya adalah para pengemudi ojek online (Ojol), petugas pengangkut sampah, dan para pedagang keliling yang biasa berjualan di sekitar rumahnya di kawasan Jatibening, Pondokgede, Kota Bekasi.

Sebanyak 250 paket Sembako berisi beras, telur, minyak goreng, gula, kopi dan teh kemasan, sudah disalurkan H Zainul Miftah sejak dua hari lalu. Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga memberikan alat pelindung diri berupa 1.500 masker pelindung kepada masyarakat setempat dan pengguna jalan.

Melalui perbincangan santainya, Zainul Miftah mengatakan aksi kepedulian ini dilakukannya sebagai wujud keprihatinannya terhadap dampak yang ditumbulkan akibat pandemi Corona. “Kami merasa prihatin, terutama ketika melihat masyarakat yang biasanya mengandalkan upah harian atau bekerja serabutan, kini harus diam dan tinggal di rumah, tentu akan berdampak terhadap perekonomian mereka, apalagi jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan yang tentunya akan berpengaruh terhadap meningkatnya kebutuhan mereka tiap hari,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Baca Juga :   GP Ansor Kota Bekasi Surati DPRD Tolak Pembentukan Pansus

Lelaki yang populer disapa Bang Haji Zain ini lalu berdiskusi dengan sang istri untuk menyisihkan sebagian rejeki mereka untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah istri setuju, dan kami sepakat membantu masyarakat berupa bingkisan Sembako,” imbuh dia.

Dengan saling peduli, Bang Zain berharap bisa membangun rasa optimisme dan sikap percaya diri masyarakat untuk tetap tabah menghadapi cobaan saat ini. “Kita harus memiliki rasa percaya diri bahwa virus Covid-19 ini pasti punah dari muka bumi ini. Dengan keikhlasan, kita juga mampu melewati ujian hidup yang kita jalani bersama,” tegasnya.

Tak lupa, Bang Zain berharap masyarakat tetap mematuhi semua kebijakan pemerintah dalam rangka memerangi Covid-19. “Yuk kita selalu disiplin hidup sehat dan bersih, bersama wujudkan lingkungan Kota Bekasi yang bersih agar steril dari ancaman Covid-19. Kota Bekasi bersatu, Kota Bekasi sehat, dan bersama masyarakat Kota Bekasi kita bisa bangkit kembali,” pungkasnya.(*)