Bekasi – Jalan raya Mustikasari, kampong Babakan, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya saat ini hancur. Hujan yang turun sejak beberapa hari membuat sejumlah jalan yang tampak rusak terlihat digenangi air. Genangan airpun tampak seperti kubangan kerbau yang ada di tengah jalan.

Mesti sudah berulang kali diberitahukan oleh warga kepada Pemerintah sekitar. Namun, jalan tersebut belum juga diperbaiki. Akibatnya setiap hujan turun jalan selalu digenangi air.
Jalan yang ada ditempat ini tampak berlubang sudah sejak lama. Namun, hingga saat ini belum ada perhatian Pemerintah untuk memperbaikinya.
Djiung warga kampong Babakan, yang rumahnya tidak jauh dengan jalan tersebut mengatakan, jika kondisi ini sudah lama dibiarkan. Akibatnya, tidak sedikit para pengendara yang mengeluh karena kendaraannya rusak akibat jalan tersebut. “Kurang lebih sudah satu tahun mas dibiarkan rusak. Kalau musim kemarau berdebu, musim hujn becek bahkan banjir,” katanya.
Ia juga mengatakan, jika salah satu faktor rusaknya jalan tersebut karena tidak adanya drainase sehingga mengakibatkan jalan mudah rusak. Diperparah lagi banyaknya kendaraan yang tonasenya melintasi jalan tersebut.
Marjuki, tukang ojek yang mangkal di perempatan Babakan, membenarkan kalau jalan raya Mustikasari sudah lama rusak. Saat musim hujan jalan menjelma seperti kubangan kerbau. Saat musim panas debu beterbangan mengganggu penglihatan dan mengotori rumah warga.
Kalau yang saya tahu sudah lama rusak jalan ini. Belum juga diperbaiki. Waktu itu cuma diurug sama batu,” katanya.
Akibat kerusakan ini, kata Marjuki, setiap hari selalu saja ada kecelakaan, mulai dari yang terpeleset sampai terguling. Bahkan sudah dua kali ada mobil yang terguling di daerah Babakan. Kecelakaan tersebut akibat kontur jalan yang tidak rata sehingga menyebabkan kendaraan oleng.
“Mudah-mudahan dengan diterbitkannya berita ini jalannya diperbaiki. Katanya jalan kota tapi nggak sesuai sama namanya,” pungkasnya (DRA)









