Menjaga Kearifan Lokal Pemkot Bekasi Adakan Festival Dongdang

Bekasi – Dalam menjaga kearifan lokal seni dan budaya Betawi, masyarakat Mustikajaya helat festival bedug dan dondang. Festival tersebut sudah 11 tahun dilaksanakan. Masyarakat yang datang untuk menyaksikan festival tidak hanya dari Kota Bekasi saja, banyak juga dari luar daerah.
Pemerintahan Kota (Pemkot)Bekasi menggelar Festival Seni Budaya Adu Bedug dan Dondang ke XII, Sabtu (29/7/2017), bertempat di Mutiara Gading Timur Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi.

Menjaga Kearifan Lokal Pemkot Bekasi Adakan Festival Dongdang
Menjaga Kearifan Lokal Pemkot Bekasi Adakan Festival Dongdang

Para peserta festival berasal dari kelurahan-kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi diantaranya Kelurahan Mustikajaya, Kelurahan Mustikasari, Kelurahan Padurenan dan Kelurahan Cimuning.

Camat Mustikajaya Hj. Aty Rostaty disela-sela acara, menjelaskan perihal asal mula seni adu bedug dan dondang berkembang di masyarakat Bekasi. Dimana saat tempo dulu, permainan ini biasa dilakukan setelah lebaran Idul Fitri sebagai salah satu wadah silaturahmi warga yang diadakan di lapangan terbuka, sedangkan dondang tempat makanan kue khas tradisional yang dihiasi dengan kertas warna warni dibawa pada hajatan perkawinan ( besanan) dari keluarga mempelai wanita kepada mempelai laki laki,” ujarnya.

Sedangkan tujuan diselenggarakannya festval ini, menurut Camat Aty bertujuan dalam rangka melestarikan seni budaya masyarakat Bekasi dan menjalin silaturahmi antar masyarakat dan masyarakat dengan aparatur pemerintahan,” ucapnya.

Acara tersebut dihadiri Walikota Bekasi, Rahmat Effendi , Kapolsek Bantargebang, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Danramil Bantargebang- Mustikajaya. Para lurah se Kecamatan Mustikajaya dan tokoh masyarakat H. Dana dan tokoh masyarakat Mustikajaya lainnya.

Sementara warga Mustika Jaya, Zainal dari Mustikasari, Kelurahan Mustikajaya mengharapkan agar tiap tahun seni budaya betawi diperkenalkan ke generasi muda agar kelak budaya Bekasi tidak pudar ditelan jaman.

“Seni budaya bekasi memang perlu kita lestarikan, agar anak keturunan kita mengenal budaya asli betawi meskipun sekarang semua hidup serba moderen,” ucap Zainal mengingatkan.

Baca Juga :   PDAM Tirta Patriot Targetkan 100.000 Pelanggan 2018

Dalam kesempatan ini masing-masing kelurahan, berlomba-lomba menampilkan kekompakan irama permainan bedug, menyajikan makanan dan kue khas Betawi didalam isi dondang itu. Selain itu, diiringi juga dengan beragam kreasi seni dan budaya.