Banyak Warga Miskin di Kota Bekasi Belum Merasakan Program PKH Kemensos

Bekasi – Sejumlah warga miskin di Kota Bekasi hingga kini belum mendapatkan pelayanan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini digembor-gemborkan oleh Kementrian Sosial.

Foto : Banyak Warga Miskin di Kota Bekasi Belum Merasakan Program PKH Kemensos

Salah satunya, Sunarsih (46) warga Jalan Harun VI RT 05/11 Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi.

Sunarsih mengakui bahwa selama ini, ia belum pernah mendapatkan fasilitas Program Keluarga Harapan dari Kementrian Sosial. Padahal, bantuan pemerintah itu sangat ia butuhkan untuk mengurangi beban hidupnya.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari harinya, kata Sunarsih, ia pun harus mencari tambahan dengan menjadi sebagai kuli cuci karena penghasilannya tidak mencukupi.

“Saya sangat mengharapkan bantuan sekolah anak saya karena untuk membayar kontrakan saja saya sudah kembang kempis.” keluh Sunarsih yang saat ini sedang menderita sakit.

Yang anehnya, kata Sunarsih, pihak Kelurahan sebelumnya sudah pernah mendata keluarganya tapi sampai sekarang belum ada hasilnya

Bahkan, untuk program Kartu Sehat saja, Sunarsih juga sama sekali belum mendapatkannya,”Sudah setahun saya mengurusnya, tapi belum juga ada kejelasan kapan jadinya,” tutur wanita separuh baya ini mengeluhkan.

Hal senada juga dikatakan Rahmat selaku suami Surnasih. Ia sudah pernah dimintai Kartu Keluarga dan KTP oleh pihak Kelurahan tapi belum ada juga kejelasan hingga sekarang.

”Pernah ketua RT meminta KTP dan KK tapi gak tahu untuk apa karena sampai sekarang tidak ada kejelasan.”ujar pria penjahit dompet ini.

Rahmat berharap pemerintah dapat membantu keluarga miskin dengan tepat sasaran sesuai data yang valid termasuk ia dan keluarganya.

“Kami berharap pemerintah mendata warga dengan teliti. Bila perlu turun kelapangan agar program pemerintah selama ini tepat sasaran bagi warga miskin.” katanya lagi.

Sementara, Konita, Kepala Biro Bidang Data dari Kemensos ketika diminta tanggapan mengatakan, terkait hal tersebut, pihaknya masih mengacu pada data yang lama.

Baca Juga :   Proyek 2M Renovasi Kelurahan Kaliabang Tengah Abaikan K3

“Semementara ini, kita masih mengacu pada data yang lama,” kata Konita ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya pada Jumat, (13/7/2018).

Namun sayangnya ketika disinggung ada berapa warga Kota Bekasi yang menerima program PKH ini, Konita pun mengaku lupa karena belum memegang data.

“Ya, saya harus cek dulu bukunya, berapa penerima PKH di Kota dan Kabupaten. Gitu pak.” pungkasnya (jar)