Pengguna jalan Minta Dishub Tindak Tegas Ojol dan Angkol Mangkal Sembarangan  

Bekasi – Pasca Pembubarkan pangkalan ojek online (ojol) di sisi utara Stasiun Bekasi, tepatnya di Jalan Djuanda, Kecamatan Bekasi Selatan Oleh petugas, puluhan ojol itu dialihkan di titik jemput penumpang (lay bay), yang posisinya bersebelahan dengan stasiun.

Foto : Pengguna jalan Minta Dishub Tindak Tegas Ojol dan Angkol Mangkal Sembarangan

Sejumlah pengguna jalan keluhkan Pasalnya para angkutan umum dan ojek online yang terparkir di sepanjang jalan raya, tepatnya di seberang Stasiun kerap membuat macet jalan.

Edi (39), warga Kampung Ceger, mengatakan banyaknya angkutan umum dan ojol membuat lalu lintas di sekitar menjadi tersendat.

” Jalan yang seharusnya cukup lebar itu, dihiasi oleh angkutan umum berkelir merah maupun ojek online berseragam hijau yang ngetem di bahu jalan alhasih jalan jadi macet parah,” keluh Edi.

Nurusman, salah satu warga Buaran yang kerap melintasi Jalan stasiun, juga mengatakan hal senada. Tidak hanya di depan Stasiun disamping atasiun pun lebih parah macetnya dan kerap menjadi lokasi ngetem angkot.

” seharusnya paling tidak ada petugas yang selalu berjaga untuk mencegah angkot dan ojol ngetem,” tegas Nurusman

Ditempat terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Yayan Yuliana, menegaskan Dishub Kota Bekasi sudah menerapkan peraturan dan memberikan peringatan keras kepada ojek online (ojol) dan angkot yang mangkal sembarangan.

“Permasalahan kan disitu, kita sudah siapkan tempat mereka, tapi mereka tetap mangkal dipinggir jalan, itu yang harus kita tegakkan aturan, kita sudah sering peringatkan mereka, tapi mereka tetap membandel, jadi siapa yang tidak mentaati peraturan,” kata Yayan (FJR)

Baca Juga :   Beri peringatan, Ariyanto Hendrata sentil Walikota dan DPRD Kota Bekasi: Jangan masuk lubang yang sama!