Pengukuhan M1R Bekasi Raya, Siap Majukan Pemuda Maluku di NKRI

Bekasi – pengukuhan dan pelantikan Bandan  Pengurus MALUKU SATU RASA Salam-Sarane dengan semboyan iris dikuku rasa di daging yang terbentuk dalam organisasi Kemasyarakatan dengan nama  (M1R) malaku satu rasa, Salam Sarane, iris dikuku rasa di daging,Bekasi 02/03/2019.

Foto : Pengukuhan M1R Bekasi Raya, Siap Majukan Pemuda Maluku di NKRI

Visi : menwujudkan pemudah Maluku satu rasa, tangguh, Mandiri, Trampil berakhlak dan berkualitas untuk menjaga keutuhan NKRI serta menjaga, mempererat tali persaudaran antar  pemuda salam sarane berdasarkan Pela gandong

Misi : mengembangkan akhlak Budi pekerti yang luhur, mempererat tali persaudaran antar Pemuda salam sarane dengan mengadakan pertemuan rutin, mengadakan kegiatan Pemudah dalam masyarakat, serta turut serta membatu dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan kepemudaan dalam masyarakat, melestarikan nilai-nilai seni dan budaya masyarkat, terut membantu dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan hidup, meningkatkan prestasi baik dalam seni olahraga maupun lainnya.

Organisasi kemasyrakatan  M1R, merupakan Organisasi yang dibentuk untuk mempererat tali persaudaran pemuda Maluku  dengan menjalin Ikatan secara kekeluargaan, antar pemudah salam  dan sarane di seluruh wilayah Jabotabek maupun di Indonesia

Yoppy juga berpesan bahwa M1R kedepannya akan terus berkiprah secara nasional maupun mancanegara nantinya, walaupun tidak terlibat politik praktis.

“Kita sebagai pemuda Maluku yang ikut terlibat dalam organisasi Maluku Satu Rasa Salam Sarane, melalui slogan atau motto ‘Iris di kuku, Rasa di daging’ dengan tujuan mempersatukan dan mempererat ikatan tali persaudaraan seluruh pemuda Maluku Salam dan Sarane dari ujung Halmahera sampai Tenggara dengan mengembangkan budaya ‘Pela gadong’ dan adat istiadat masyarakat asli Maluku biar dikenal dan berkembang di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga ke dunia internasional,” ujar Yoppy Wakil Ketua M1R Bekasi Raya.

Sambunya, ia menjelaskan arti Salam Sarane adalah Kebhinekaan yang tidak boleh dilepaskan oleh masyarakat Maluku, karena Maluku mempunyai keyakinan islam dan nasrani yang tidak boleh terpecah karena kita saling bersaudara dari ujung Halmahera sampai Tenggara

Baca Juga :   Duet Mantan Kadisdik dan Ketua KPUD Kota Bekasi Ramaikan Kontestan Pilkada Kota Bekasi 2024

“Salam itu melambangkan Agama Islam dan Sarane itu agama Nasrani, makanya warga Maluku di Bekasi Raya itu harus bersatu dan tidak boleh terpecah, Ingat iris dikuku, rasa di daging,” jelasnya. (fjr)