Kota Bekasi – Bursa Pencalonan Ketua KONI Kota Bekasi menjadi sorotan para elit Kota Bekasi, Pasalnya Plt.Walikota Bekasi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua KONI Kota Bekasi.
Faisal, SE Politisi Partai Golongan Karya sekaligus Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi menanggapi pencalonan diri Plt.Walikota Bekasi sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Saat diwawancarai awak media, Faisal mengatakan bahwa Jabatan kepala daerah jangan sampai menyentuh ataupun menjabat pada wilayah struktural yang biayanya berasal dari APBD Kota Bekasi.
Pemberi hibah Walikota penerima hibah Ketua KONI, “Dia yang memberikan hibah dia juga yang menerima hibah,” cetusnya
Jika kepala daerah merangkap menjabat yang pendanaannya berasal dari APBD, Maka dugaan kolusi pada tubuh KONI akan timbul nantinya.
Maka, DPRD untuk kedepannya tidak bisa menyetujui pengajuan-pengajuan anggaran untuk KONI kota Bekasi. “Kalo mereka butuh anggaran ya cari kerjasama saja tidak mengharapkan dari APBD,” terangnya
Seharusnya Ptl.Walikota Bekasi fokus saja pada sisa waktu jabatan, “Masyarakat masih banyak yg belum puas atas kinerja Plt.Walikota,” terangnya
Lanjut Faisal, Jangan membuat masyarakat kecewa dengan menyibuk kan diri mengurus KONI, Kinerjanya saja belum terlihat dari apa yang diprogramkannya, Eh dia malah mencalonkan diri sebagai Ketua Koni.
Jika Plt.Walikota berhasil menjadi Ketua KONI. Seharusnya jabatan Kepala Daerahnya harus dilepas, “Hal itu dikarenakan Gaji para pengurus KONI dan Gaji Kepala Daerah berasal dari APBD,” tutupnya (jar)




