Bekasi – Banjir yang melanda disebagian wilayah Rt/Rw Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang kini mulai ada perubahan semenjak Pemerintah Kota Bekasi memperhatikan dan menindak lanjuti permasalahan banjir tersebut.
Banjir kali ini kembali terjadi di tempat berbeda, sekarang banjir terjadi di Rt.03 & 04 wilayah Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Di duga banjir yang melanda wilayah tersebut disebabkan oleh sampah yang keluar dari salah satu Perusahan yang memproduksi bahan baku penyedap untuk makanan seperti ‘Kecap’.
Menurut keterangan warga sekitar, Krisda yang juga selaku Tokoh Pemuda setempat mengatakan bahwa perusahaan tersebut tidak pernah peduli akan dampak negatif dari perusahaannya.
Krisda juga menambahkan bahwa sampah dari perusahaan terkadang juga keluar pada saat banjir dan menggenangi ke pemukiman warga.
“Tidak hanya itu, disatu sisi warga juga mendapatkan dampak debu dari salah satu bangunan baru perusahaan tersebut yang di Duga tidak memiliki izin warga sekitat lingkungan,” ujarnya.
Adanya laporan warganya, Lurah Bojong Menteng, Hasan Sumalawat menanggapinya. “Besok saya akan terjun langsung ke lokasi, jika memang ada suatu pelanggaran, kami segera menindak lanjutinya ke instansi terkait agar warga merasakan kenyamanan kembali,” ungkapnya. (Dhi)





