Bekasi – Ratusan Massa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia melakunan unjukrasa untuk meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengembalikan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK negeri di Bekasi ke Pemkot Bekasi.

Dalam rilis yang disampaikan GMBI meminta pemkot bisa mengelola dengan alasan sudah mampu melaksanakan jaminan pendidikan sampai tingkat menengah.
” Hal ini menjadi kewajiban pemerintah untuk mancerdaskan Anak Bangsa dan untuk menjadikan Anak Bangsa yang Cerdas dan berkualitas Pemerintah Pusat ,Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Daerah (Pemkab/Pemkab) bertanggungjawab untuk melakukan pengelolaan Pendidikan,” Kata Abah Zakaria Ketua GMBI Distrik Kota Bekasi dalam rilisnya.
Ia menjelaskan Bahwa Pemerintah Kota Bekasi dalam Visi Dan Misi khususnva dalam pendidikan telah mencanangkan Program Pemdidikan Gratis 15 tahun
” Program pendidikan Gratis untuk SDN dan SMPN di Kota Bekasi telah berjalan dengan baik dan cukup lancar di Pemerintah Kota Bekasi sejak tahun 2010 dan ini menjadi Komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam Bidang Pendidikan Dan secara bertahap oleh Pemerintah Kota Bekasi .Namun Program pendidikan GRATIS UNTUK TINGKAT ATAU JENJANG SMU/SMK NEGERI Yang telah dicanangkan dan menjadi Komitmen Pemerintah Kota Dan Kabupaten di wilayah NKRI Terganjal Dengan dikeluarkanya keputusan dari pemerintah yang mengalihkan wewenang penglolaan SMU/SMK daru Pemerintah Kabupaten/ Kota ke Pemerintah Provinsi (DINAS PENDIDIKAN Provinsi),” sambungnya.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal GMBI, Asep mengungkapkan persoalan yang terjadi di masyarakat terkait dunia pendidikan yang meresahkan orangtua.
“Mengimbau untuk segera dalam waktu singkat pengelolaan SMA/SMK sederajat dikembalikan ke Kota Bekasi. Persoalan ini terjadi di seluruh daerah. Saya berharap DPRD mendukung untuk kewenangan pengelolaan dikembalikan ke Kota/Kabupaten,” jelas Asep.
Selain itu, dirinya pun mengapresiasi sambutan baik dari pihak DPRD Kota Bekasi.
“Tanggapan DPRD Kota Bekasi alhamdullilah baik. Sejauh ini, DPRD sudah melakukan upaya dari apa yang telah menjadi tuntutan kami, artinya dengan adanya usulan dari kita akan menjadi bola besar untuk di-goal-kan,” tambahnya.









