Kota Bekasi – Bawaslu Kota Bekasi gelar Coffe Morning bersama 18 partai politik dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan stakeholder jelang pelaksanaan pemilu 2024 bertempat di graha Hartika Jumat (03/11/2023)
Saat Coffe morning hadir Pj Walikota Bekasi diwakili kepala Kesbangpol, ketua Bawaslu,komisioner KPU.Kajari kota Bekasi, Kapolres,Dandim,para Kapolsek sekota bekasi,dan peserta partai politik.
Kepala Kesbangpol Kota Bekasi Nesan memakili Pj Walikota Bekasi menyampaikan bawah pengawasan dalam agenda pemilu 2024 memiliki peran yang sentral. Kesuksesan Pemilu, lanjutnya tidak bisa dilakukan seorang diri. Perlu sinergitas yang kuat antara stakeholder terkait.
Ia menilai, Pemilu 2024 menjadi agenda pesta demokrasi terbesar, dan mungkin juga terberat dari perhelatan yang sama sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan jumlah pemilih yang meningkat.
“Dengan pengalaman Pemilu sebelumnya maka kita dapat menyelenggarakan dengan baik. Wujudkan Pemilu yang berkualitas, dan berintegritas dengan meningkatnya partisipasi masyarakat,” kata dia.
Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurul Fathia S.ip.M,I.pol
mengimbau para peserta Pemilu 2024 untuk tidak mencuri start kampanye disaat masa tenggang dari tanggal 4 hingga 27 Nov 2023 mendatang karena berdasakan tahapan Pemilu, waktu kampanye baru akan dimulai 28 November 2023 mendatang.
Vidya Nurul Fathia menyampaikan bahwa surat imbauan sudah dilayangkan kepada Parpol peserta Pemilu 2024 di Kota Bekasi yang dikeluarkan Bawaslu RI termasuk surat imbauan larangan kampanye di luar ketentuan.
“Saat ini kita sudah koordinasi juga dengan Satpol-PP.untuk melakukan penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang didorong melalui perda K3, tetapi yang baliho atau isinya ada muatan kampanye-kampanye itu juga kita tertibkan karena belum waktunya,” ucap Vidya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat,”jika ada temuan dugaan pelanggaran, bisa dilaporkan kepada Bawaslu. Seperti pemasangan alat peraga sosialisasi atau kampanye di sarana ibadah atau pendidikan.
“Dan Kita menghimbau kepada seluruh peserta Parpol untuk bersama sama berkomitmen dalam menjaga kondusivitas dan mentaati aturan sesuai tahapan pemilu agar tidak mendahului sebelum waktunya,”tutupnya.(jar)





