Ledakan Dahsyat SPBE Cimuning Bekasi : 15 Warga Luka Bakar, 19 Bangunan Hangus

Bekasi Terkini, Top743 Dilihat

BEKASI – Insiden ledakan hebat melanda fasilitas Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam. Peristiwa ini mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar serius dan menghanguskan sedikitnya 19 bangunan di sekitar lokasi.

Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 21.08 WIB dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis (2/4) dini hari pukul 03.45 WIB.

Plt Kadis Damkar Kota Bekasi, Heryanto, menduga kuat bahwa kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung.

“Diduga sementara dari kebocoran gas dari tabung utama,” ujar Heryanto kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sedangkan Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, mengonfirmasi bahwa seluruh korban yang berjumlah 15 orang terdiri dari warga sekitar dan petugas keamanan (sekuriti). Beberapa korban dilaporkan dalam kondisi kritis dengan luka bakar mencapai lebih dari 90%.

“Data sementara korbannya 15 orang. Pasien yang 15 ini tersebar ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif karena luka yang diderita cukup parah,” kata Maka Nachrowi, Kamis (2/4).

Ia merinci bahwa para korban saat ini dirawat di beberapa titik, di antaranya:

RS Permata: 2 orang (dirawat di ICU dan UGD).

Unimedika Setu: 1 pasien (kondisi luka bakar 92%).

RS Kartika Husada: 2 orang (kondisi luka bakar 90% dan 40%).

RSUD CAM: Sejumlah pasien lainnya.

Meski kondisi luka para korban cukup memprihatinkan, Maka memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan menanggung seluruh biaya pengobatan.

“Alhamdulillah semua dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa. Berdasarkan keterangan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota, semua dijamin oleh pemerintah terkait dengan biaya pengobatannya,” imbuhnya.

Baca Juga :   Didampingi Tim Advokasi Nur Supriyanto Penuhi Undangan Klarifikasi Panwaslu Bekasi

Selain korban luka, ledakan ini juga membawa dampak kerusakan materiil yang luas. Tercatat sebanyak 19 bangunan hangus terlalap api, meliputi 15 rumah tinggal di wilayah RT 02 RW 03, serta 4 rumah tinggal dan 2 kios di wilayah RT 01 RW 03.

Saat ini, pihak kecamatan telah menyiagakan posko pengaduan bagi warga terdampak. Sementara itu, warga yang rumahnya rusak dilaporkan telah mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat guna mencari tempat tinggal sementara yang lebih aman.